Wahidin Beberkan Keberhasilan 2,5 Tahun Memimpin Banten



Di Tabligh Akbar Wahidin Halim Beberkan Keberhasilan 2,5 Tahun Memimpin Banten

Gubernur Banten Tabligh Akbar Yayasan Al Hikmah di Mesjid Al Ittihad RW 10 Kel Binong

TANGERANG, Bantenlink.com — Wahidin Halim saat menghadiri tabligh akbar yang digelar di mesjid Al Ittihad Perumahan Binong Permai, Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/2/2020), menyampaikan keberhasilan pembangunan yang telah dicapainya selama 2,5 tahun masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Banten.

Dalam kegiatan tampak hadir Camat yang diwakili Sekcam, Danramil, Wakapolsek, Lurah Binong dan ratusan warga setempat.
Kegiatan tablih akbar itu diprakasai Yayasan dan RW 10 Kelurahan Binong.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur sempat bercengrama dan bertanya dengan para ibu pengajian siapa yang sempat berziarah ke Banten Lama? Siapa yang merapikannya? Dirinya mengakui yang membuat payung-payung di sana.

“Saya telah merapikan tempat penziarahan Banten Lama, sekarang meneruskannya ke Caringin dengan biaya miliaran. Namun untuk Banten Lama sekarang sudah sudah dikunjungi 9 juta orang, datang dari Lamongan, Jember, Bondowoso pada Sabtu-Minggu untuk berziarah. Ada yang selfi nggak apa-apa. Ibu-ibu kalau ziarah jangan meminta tapi berdoa,” tutur Wahidin.

Dalam kesempatan itu Wahidin mengadakan doorprize dengan hadiah uang tunai dan voucher. Jika dapat menjawab pertanyaannya akan mendapatkan hadiah dari uang honor pribadi. Diantara yang ditanyakannya, siapa nama Sultan Banten, dan coba membacakan surat Ar-Rahman.

Lebih jauh Gubernur menuturkan, selama kepemimpinannya sekolah SMA dan SMK sudah digratiskan, Ponpes-ponpes, dilakukan revitalisasi tempat penziarahan Banten Lama. Tempat penziarahan di Caringin dirapikan agar lebih menarik kunjungan wisawatan. Ada ruang makan dan tempat selfi di sana.

Pembangunan lainnya di Banten, jalan-jalan sudah dibaguskan. Jalan ke Negeri di Atas Awan sudah dicor, sudah dibangun mesjid Negeri di sana. Jadi yang datang bukan sekedar melihat alam, tapi juga untuk mengagungkan Allah, menikmati keindahan alam.

“Di Banten saat ini dibangun mesjid-mesjid bernilai miliyaran Untuk pembangunan mesjid itu setiap pejabat saya minta infaq-nya masing-masing Rp 2 juta. Pertahun tak kurang Rp 10 miliar yang terkumpul. Tiap tempat yang tidak ada mesjidnya saya bangun mesjid, masing-masing bernilai antara Rp 2,5-3 Miliar,” tambahnya.

Pada bagian lain disebutkan Wahidin, dirinya mengajak agar para pejabat berlomba masuk surga. Untuk masuk surga, para staf dan pegawai setiap waktu Zuhur diajaknya masuk mesjid, selain untuk shalat, juga untuk mengaji.

“Jika hapal surah yang saya tanya saya umrahkan dari uang pribadi dan tidak pakai uang negara,” akunya.

Ditambahkannya, kalau dulu Banten paling dikenal korupsinya, sekarang sudah bebas korupsi. Berturut-turut mendapatkan penghargaan KPK.

“Terkait anggaran, sekarang Banten berada di urutan ke-5 terbesar. Banten kini sudah tidak terbelakang, karena dari segi kejujuran Gubernurnya yang kini rada benar. Selama 2,5 tahun kepemimpinan, Insya Allah saya targetkan dapat membangun masyarakat ahlakul karimah,” lanjutnya.

Di bagian akhir Wahidin menyebutkan, dirinya berupaya memimpin dengan amanah jujur, dapat memberikan apa yang bisa diinginkan masyarakat, jalan provinsi diserahkan. Diingatkannya, waktu masih jadi Walikota dulunya dirinya sudah melarang dan miras pelacuran. Tak lain yang dilakukannya adalah sebagai bagian dari amar ma’ruf nahi mungkar.

EDY TANJUNG

Leave a Reply