SDN Curug 1 dan SDN Nagrok Langganan Banjir, Bupati Zaki Dimohon Beri Solusi



SDN Curug 1 dan SDN Nagrok Langganan Banjir, Bupati Zaki Dimohon Beri Solusi

TANGERANG, Bantenlink.com — Sebanyak dua unit Sekolah Dasar Negeri, yakni SDN Curug 1 dan SDN Nagrok di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menjadi langganan kebanjiran jika hujan deras tiba. Kalangan guru dari kedua sekolah tersebut memohon perhatian Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, memberikan solusi agar kegiatan sekolah tidak seing terganggu.

“Ya pak, hari Selasa (25/2/2020) dan Kamis (27/20/20), setelah hujan dari dinihari hingga pagi hari membuat lingkungan sekolah kami tergenang air. Di hari Selasa-nya, saat para murid kelas enam mengikuti try out Dinas Pendidikan terpaksa uji coba ujian di atas banjir. Sekarang, sehabis hujan terpaksa kegiatan belajar kami liburkan, karena guru-guru harus menguras air yang menggenangi lingkungan sekolah supaya kegiatan belajar mengajar secepatnya bisa aktif kembali,” ungkap salah seorang guru, pada Bantenlink.com, Kamis (27/2/2020).

Hal yang sama disampaikan salah seorang guru SDN Nagrok. Sama halnya seperti SDN Curug 1, siswa-siswi kelas enam tempatnya mengajar pun, pada saat yang sama karena habis hujan, terpaksa tetap mengikuti try out yang digelar Dinas Pendidikan setempat agar tidak mengulang. Pasalnya, genangan air selalu masuk ruangan kelas 1,2 dan 3 yang dipakai murid kelas enam uji coba ujian.

“Di sekolah kami ini (SDN Nagrok) air hujan menggenangi ruang kelas 1, 2 dan 3 hingga di atas mata kaki siswa-siswi. Jadi terpaksalah para murid kelas 1, 2 dan 3 kami liburkan lagi sampai banjir surut dalam sehari sampai dua hari ini,” curhat salah seorang guru SDN Nagrok pada jurnalis media ini yang diiyakan rekan-rekannya.

Karena air selalu tergenang di lingkungan sekolah jika habis turun hujan deras, para guru SDN Curug 1 dan SDN Nagrok berharap peristiwa yang tak diinginkan itu dapat secepatnya teratasi di dua sekolah yang lokasinya berdekatan dan sama-sama kebanjiran jika hujan turun lebat.

“Dari siapapun solusinya dan bagaimanapun penanganannya hanya satu harapan kami, kegiatan belajar dapat berjalan lancar atau sekolah tidak terganggu. Harapan kami, tak ada lagi banjir,” pinta salah seorang guru.

EDY TANJUNG

Leave a Reply