Duh Kabupaten! Punya Sampah 2509 Ton, Cuma Mampu Tangani 1000 Ton



Denny Hasan Sanusi

TANGERANG, Suluknews.or.id — Kabupaten Tangerang, Banten, dengan jumlah penduduk sekitar 3 juta jiwa memiliki permasalahan serius dalam penanganan sampah. Pasalnya, dengan melimpahnya produksi sampah rumah tangga dan industri, menjadikan kota penyanggah ibukota Jakarta ini harus melakukan terobosan-terobosan. Seperti membuat program Kurassakki (Kurangi Sampah Sekolah Kita) dan Kurasakan (Kurangi Sampah Kantor). Diantaranya dengan cara mengurangi sampah kantong plastik dengan membawa dari rumah wadah bisa dicuci pakai dari rumah.

Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Denny Hasan Sanusi, menyebutkan penyebab banyaknya sampah penduduk di Kota Seribu Industri itu, mengakibatkan seringnya didapati keluhan masalah sampah yang menumpuk. Penyebabnya tak lain karena jumlah produk sampah mencapai 2509 ton sedangkan yang bisa ditangani 1000 ton.

“Kemampuan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tak seimbang dalam penanganan sampah. Seharinya memiliki sekitar 2509 ton sampah, sedangkan yang dapat ditangani baru hanya sekira 1000 ton. Untuk itu salah satu cara untuk mengurangi permasalahan sampah adalah dengan melibatkan masyarakat dalam mengatasinya. Seperti dengan program Kurassaki di sekolah dan program Kurasakan di kantor,” ungkap Denny Hasan Sanusi.

Saat sambutan pada launching program kotak sampah botol plastik oleh LAZISNU Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Plastic Pay yang digelar di Ponpes Miftahul Khaer, Curug, Minggu (23/2/2020) dirinya pun mengapresiasi setiap upaya penanganan permasalahan sampah dengan adanya peran serta masyarakat.

“Pemerintah menyadari masih memerlukan penyelesaian masalah sampah, yang tidak hanya oleh pemerIntah saja tapi harus didukung seluruh lapisan masyarakat. Pemkab Tangerang mengapresiasi kepedulian dari masyarakat dalam pengananan masalah sampah. Yang terbaru adalah yang dilakukan LAZISNU dengan Plastic Pay mengadakan kotak sampah,” sambungnya.

EDY TANJUNG

Tags:

Leave a Reply