Proyek Pameran atau Pengabdian Masyarakat Sama Serius Dilakoni Stefanus



Salah satu both pameran buatan perusahaan milik Stefanus saat Pertemuan IDI Tangerang 2020 yang diselenggarakan di Atria Hotel Gading Serpong, Minggu (16/2)

TANGERANG, Bantenlink.com — Selalu serius menghadapi pekerjaan apapun yang diembannya, itulah sosok Stefanus, selaku kontraktor bangunan dan exhibition di kawasan Summarecon dan Paramount Tangerang. Namun waktu sehari-harinya juga banyak bergelut di bidang kemasyarakatan. Misalnya selalu tampak dalam kegiatan RW ataupun LPM yang merupakan kegiatan di dekat rumah. Bahkan ketika banjir besar di saat liburan tahun baru 1 Januari 2020 sosok ringan tangan ini terjun langsung untuk memberikan bantuan bersama Muspika Pagedangan di Desa Karangtengah. Dia adalah Ketua Paguyuban Seluruh Cluster yang ada di Paramount Land.

“Ini hanyalah sekedar aktivitas bersosialisasi di lingkungan dekat tempat tinggal di sela-sela kesibukan pekerjaan,” aku Bendahara Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang itu suatu ketika.

Foto Stefanus saat meninjau banjir bersama Kapolsek Legok dan Danramil Pagedangan di Desa Karangtengah, 1 Januari 2020

Dan saat ada event pertemuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang, di Atria Hotel Summarecon Gading Serpong, Minggu (16/2/2020), Stefanus pun tampak berada di situ. Usut punya usut, ternyata dirinya termasuk menjadi kontraktor bidang eksibisinya.

“Ya, saya membagi waktu untuk urusan masyarakat dan penyelenggaraan acara pameran,” tutur pria asal Tangerang yang dibesarkan di Lampung ini. Sewaktu diikutin kegiatannya, dirinya terlihat selalu memantau pekerjaannya dari waktu ke waktu.

Hasil pengontrolan progres kerja untuk pencapaian hasil kerja pameran disampaikan Stefanus kepada Wakil GM Atria Hotel Sumarecon Tato Abryanto dan Event Manager Yenni. Tentunya menyampaikan kendala yang dirasakannya dan solusi mengatasinya agar goal bisnis eksibisi yang dikerjakannya maksimal dan memuaskan konsumen.

“Memang seharusnya kita menjaga mutu kerja dalam kegiatan kerjasama pameran,” aku Direktur Even Yenni Yenny yang diamini Wakil GM Atria Hotel Tato.

Catatan Bantenlink.com, dalam jejak usaha pameran Stefanus, PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin) sudah 13 tahun bekerja sama. PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) bahkan sudah 20 mempercayakan proyek pameran kepadanya.

Kepercayaan yang sama diberikan organisasi dokter spesialis lainnya. Tentunnya ini karena buah kegigihannya dalam menjalankan kontrol dan menjaga hubungan baik serta menjaga mutu pekerjaan.

“Untuk menghubungi saya, kapanpun untuk masalah pekerjaan, saya selalu siap menanti lewat nomor handphone 08129291055,” ujar Stevanus.

Stevanus bersama Tato Abryanto dan Yenni[caption id="attachment_19780" align="alignleft" width="1280"] Stefanus saat bakti sosial memberikan memberikan bantuan untuk korban banjir di Karangtengah, (1/1/2020)

dari manajemen Atria Hotel Gading Serpong[/caption]

“Kalau ada kendala saya sampaikan terus terang agar ada perbaikan dan tidak mengecewakan konsumen,” tambahnya.

Misalnya loading barang yang telah disepakati harus tepat waktu, sehingga pembuatan both misalnya tidak telat dan mengganggu acara,” aku pria yang hasil pekerjaannya selalu ingin sempurna sesuai perencanaan ini.

Kalau dalam profesionalitas Stefanus memperhatikan hasil dengan bahan dan mutu pekerjaan maksimal, begitu juga pada pelaksanaan kegiatan masyarakat dirinya harus fokus. Untuk itu dirinya harus pandai membagi-bagi waktu.

“Sehari sebelum pertemuan untuk membahas pameran 17 Agustus yang diinisiasi LPM dengan para Ketua RW di Kelurahan Medang, saya juga harus membagi waktu mengontrol pemasangan both eksibisi di hotel Atria. Pekerjaan lainnya, menunggui pengecoran renovasi bangunan yang saya tangani. Dan karena ID Card pertemuan belum selesa, terpaksa membuatnya hingga larut malam dan harus ada di Kelurahan Medang pada pagi hari,” tutur jebolan Manajemen Informatika Universitas Bina Nusantara ini tentang pekerjaan yang harus dilakukannya harus terkontrol.

Hal terjun langsung untuk mengatasi persoalan ini selalu dilakukannya. Stefanus bercerita, pernah saat mengerjakan eksibisi pekerjaan pembangunan. Stefanus tak segan-segan untuk memanjat scaftfolding untuk mengetahui masalah kondisi kerja dan memberitahu solusinya kepada karyawannya.

“Untuk hasil kerja yang baik, saya pikir apapun pekerjaan harus dilakukan dengan serius. Paling penting dilakukan adalah menjaga hubungan baik. Dengan hubungan yang terjaga rezeki dari mana saja bisa terus mengalir,” katanya soal prinsip dalam mengerjakan sesuatu.

Stevanus berbincang dengan pihak penyelenggara Pertemuan IDI Tangerang 2020 dan Manajer Event Atria Hotel Gading Serpong

EDY TANJUNG

Leave a Reply