10166 Dokumen Rusak/Hilang Kena Bencana Alam Sudah Diganti Ditdukcapil Kemendagri



10166 Dokumen Rusak/Hilang Kena Bencana Alam Sudah Diganti Ditdukcapil Kemendagri


Jakarta, Bantenlink.com — Sebanyak 10.166 dokumen kependudukan warga yang rusak atau hilang akibat terkena bencana alam sudah diganti Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Hal tersebut disampaikan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Menurut dia, Kemendagri melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil secara proatif sejak 10 hari pertama pasca bencana alam telah mengganti dokumen kependudukan warga yang rusak atau hilang di sembilan provinsi dan 21 kabupaten dan kota yang mengalami bencana alam.

“Yang terbanyak dokumen kartu keluarga, yakni 5.081 berkas, kemudian KTP elektronik sebanyak 2.573 keping,” terangnya.

Zudan Arif Fakrulloh menambahkan hingga tanggal 13 Januari 2020 sebanyak 10.166 dokumen kependudukan yang rusak atau hilang diganti itu meliputi KTP elektronik sebanyak 2.573, kartu keluarga 5.081, KIA 779, akta kelahiran 833, akta kematian 20 dan akta perkawinan 5.

“Provinsi yang paling banyak penggantian dokumen kependudukan, yakni di DKI Jakarta dan Banten,” katanya lagi.

Ia mengingatkan, bagi masyarakat yang terkena bencana, diberikan kemudahan untuk mengurus dokumen kependudukannya yang hilang, yakni tak perlu mengurus surat pengantar atau surat kehilangan, cukup hanya menggunakan sidik jari.

“Kemendagri dan Pemda memberikan keringanan yang paling seringan-ringannya. Ini sebagai bentuk simpati kami kepada warga korban bencana alam. Masyarakat cukup membawa sidik jarinya, kan masyarakat kita sudah membuat KTP-el, sehingga datanya sudah ada dalam database,” kata Zudan.

Lebih jauh dikatakannya, pelayananan ini gratis tanpa pungutan biaya apapun untuk penggantian dokumen kependudukan warga terdampak. Pihaknya memberikan kemudahan persyaratan, percepatan pelayanan dan tidak dipungut biaya.

“Pelayanan ini juga diberikan secara terus-menerus, tidak dibatasi waktu apabila terjadi bencana alam,” kata Zudan

Ditanya kriteria daerah bencana alam yang warganya diberi kemudahan untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak, Dirjen Dukcapil mengatakan, tidak ada batasan kriterianya.

“Kami tetap memberikan penggantian di manapun ada bencana. Di setiap titik daerah yaitu kota yang ada bencana alam, dokumennya pasti kami ganti,” tandasnya.

Puspen/Ed

Leave a Reply