Di Ponpes MK Curug, Semua Ranting GP Ansor Pilih Lagi Asdiansyah Jadi Ketua Periode 2020-2023



Asdiansyah memberikan kata sambutan saat Konferancab GP Ansor Curug, di Ponpes Miftahul Khaer. Dalam kegiatan Konferancab ini dirinya terpilih lagi oleh 7 kepengurusan ranting menjadi Ketua GP Ansor Curug periode 2017-2020

TANGERANG, Bantenlik.com — Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang dilaksanakan di Ponpes Miftahul Khaer, pada Minggu 12 Januari 2020, yang dihadiri pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khaer (MK) KH Hafis Gunawan, Ketua MUI Curug KH Ahmad Yani, Ketua MWC NU Curug, Aparat TNI-POLRI, para Ketua Ranting GP Ansor se-Curug, para pengurus dan undangan lainnya.

Muhammad Asdiansyah yang sebelumnya menjabat untuk masa jabatan 2017-2020 terpilih kembali menjadi Ketua Gerakan Pemuda Ansor Anak Cabang Curug dari tujuh anak ranting Desa Sukabakti, Kelurahan Binong, Desa Curugwetan, Kelurahan Curugkulon, Desa Kadu, Desa Kadujaya dan Desa Cukanggalih.

Dalam laporan pertanggungjawabannya Asiansyah mengatakan selama masa kepemimpinanya telah membentuk pengurus hingga ke ranting, terbentuknya Fatayat NU Curug majlis dzikir dan shalawat Rizalur Ansor, tabligh akbar, santunan, lomba hadro marawis, dan pengajian dari kampung ke kampung.

Keseluruhan dari ranting GP Ansor seusai laporan pertanggungjawaban Asdiansyah menyatakan menyepakati laporan apa yang telah disampaikan dan mengusulkan dalam pandangan umum untuk dilanjutkan.

Namun para peserta yang berjumlah 150 orang juga diberi kesempatan untuk melakukan lobi-lobi. Karena dalam tatib yang hadir lebih dari setengah, setelah keseluruhan melakukan musyawarah dan mufakat menyepakati M Asdiansyah kembali terpilih menjadi Ketua GP Ansor 2020-2013. Meong melanjutkan kepemimpinan dan menyelekan kegiatan yang tertunda.

Mendapatkan kepercayaan dari 7 pengurus Asdiansyah menyatakan innalillahi. namun kareba diberikan kepercayaan dirinya mengharap sahabat berjuang. Selama ini dirinya melakukan pengajian dari kampung ke kampung, melakukan sosialisasi dan bekerja keras sehingga Banser Curug mencapai 400 Anggota.

Asdiansyah meneruskan dalam. kepemimpinannya dirinya akan melakukan kerjasama dan program. Bidang ekonomi kerakyatan, ketahanan nasional, sosial kemasyarakatan, politik kebangsaan, pelestarian kebudayan nusantara. Juga melakukan pengkaderan, penguatan pemahaman keorganisasian, pemberdayaan ekonomi, militansi berharap amanat yang sama.

Asdiansyah berjanji akan menjadi banser seumur hidup. Meskipun telah menjadi Kades akan memegang amanat KH Habib Luthfi Pekalongan. Perintahnya, agar membesarkan NU. Perintah tersebut harus kita laksanakan, dirinya siap menanggung resiko dan siap melaksanakan perintah guru yang jelas sanadnya yang tersambung ke Nabi Muhammad.

Tentang Habib Luthfi Asdiansyah memiliki cerita sendiri. Saat kegiatan di Cipanas ada seorang yang kesurupan dan langsung siuman setelah diobati Abuya Muhtadi dan saat ditunjukkan foto Habib Luthfi yang kesurupan langsung ketakutan.

Di kampung Asdiansyah sendiri saat ada yang kesurupan dirinya menunjukkan foto Habib Lutfhi yang kesurupan tersebut jadi siuman dan ketakutan. Sehingga sekarang dirinya dianggap seperti orang sakti sama orang sekampung.

ED

Leave a Reply