Temu Wicara, Rispanel Arya Harapkan Pengemudi “Opang”, Berdaya, Aman dan Penghasilan “Nambah”



Rispanel Arya bersama ojek pangkalan

Ustadz Hasanuddin sedang menyampaikan sambutan Temu Wicara Rispanel Arya dengan pengemudi opang

TANGERANG, Bantenlink.com — Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari PKS Rispanel Arya mengadakan Temu Wicara dengan sekira 120 pengemudi ojek pangkalan (opang) di wilayah kecamatan Curug.

Rispanel Arya menyebutkan kegiatan yang berlangsung di Saung SahaRA, Perumahan Binong Permai, dalam rangka memperat silaturahmi yang sangat baik sangat baik selama ini dengan para tukang ojek pangkalan (opang) .

“Marilah kita bersyukur malam ini karena masih diberikan nikmat iman, nikmat Islam, nikmat bersyukur dan nikmat berkumpul oleh Allah SWT. Janji Allah, jika bersyukur kepada-Nya maka akan nikmat-Nya tanpa keraguan apapun,” ucap Rispanel di awal sambutannya.

Ditambahkannya, silaturahmi dengan para pengemudi ojek pangkalan (opang) Starjek merupakan pertemuan yang keempat kalinya setelah sebelumnya bertemu dengan para warga, komunitas SahaRA dan PKS.

“Kegiatan sampai besok merupakan kegiatan terakhir di bulan Desember. Setelahnya, (awal 2020) nanti saya akan fokus pada bidang pemberdayaan pada pengendara motor. Agar bisa dianggarkan memiliki SIM dengan didahului diklat satu hari yang melibatkan Polsek Curug. Pengendara setelah lulus dapat sertifikat dan SIM,” terang Rispanel.

Selain itu, untuk pemberdayaan para pengemudi ojek pangkalan, lanjutnya, untuk kenderaannya, dirinya akan berkordinasi dengan Dinas Permukiman dalam penanggulangan wilayah kumuh semua. Kalau ada satu dua unit rumah yang dibedah bisa melalui aspirasi dewan. Selain perbaikan saluran air kawasan permukiman.

“Terkait dikuranginya program hibah dan bansos, pembangunan diarahkan pada sarana prasarana dan infrastruktur, seperti saluran air dan turap. Kalau ada satu dua rumah yang perlu direhab bisa datangke dewan, kalau banyak akan kita ajukan ke Dinas Permukiman,” kata Rispanel Arya lagi.

Lanjutnya, untuk pemberdayaan ojek pangkalan yang terpenting adalah meningkatkan komunikasi berjalan. Karena persaingan dengan ojek online yang semua bisa diangkut. Karena ojek online apapun siap mengantar apapun. walaupun murah tapi sering. Harus dipikirkan juga apakah ojek pangkalan akan bisa mengangkut makanan seperti bakso atau Mc D. Dan perlu dicari tahu seperti apa teknologinya.

Temu wicara Rispanwl Arya dengan ojek pangkalan

Temu wicara Rispanel Arya dengan pengemudi ojek pangkalan

Dalam kesempatan Temu Wicara yang dimoderatori Ustadz Mumtaz juga dihadiri Ustadz Hasanuddin selaku Ketua Starjek, Ustadz Sutanto dan rekan dari Perumahan Saribumi, Ketua Citra Bhayangkara Curug M Hibar, tokoh masyarakat atau RW Andi Bule, RW Yanto Kordinator Pangkalan Benny, Bhabinkamtibmas Binong Suwanda berlangsung dalam suasana penuh keakraban yang dimulai santap malam dengan menu pece lele bersama.

Ketua Starjek Ustadz Hasanuddin mengemukakan, temu bicara atau reses semoga mendapatkan keberkahan. Disebutkannya, alhamdulillah tidak sia sia dukungan dan doa semua sehingga Bapak Rispanel Arya bisa kembali menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah kita juga dengan mudah bertemu kembali, bersilaturahmi, bermujaaha dengan Pak Dewan.

Rispanel Arya bersama Ustadz Sutanto dan rekan

Untuk aspirasi kita masih masih punya tahun empat tahun ke depan. Intinya saya ingin para pengemudi ojek pangkalan lebih berdaya, aman, dan berpenghasilan bertambah. Rispanel Arya berharap pertemuan malam ini insyaallah bisa menjadi momentum semuanya bisa ke arah yang lebih baik.

Rispanel Arya bersama RW Andi Bule

Sementara itu, salah seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) yang bernama Rahmad, meminta dukungan Rispanel Arya agar pengemudi ojek online (ojol) agar mematuhi kesepakatan yang pernah dibuat yakni mengambil muatan dalam radius 100 meter dari pangkalan ojek. Termasuk memasang spanduk yang berisikan surat pernyataan kesepakatan antara pengemudi opang dan ojol.

Sementara, salah seorang yang mewakili Starjek meminta solusi dari Ketua Fraksi PKS itu jika ada anggota opang yang sakit, karena selama ini opang tidak ada iuran.

Untuk mengatasinya masalah ojol yang masih mengangkut penumpang di wilayah pangkalan Rispanel menyetujui jika dibuatkan spanduk pelarangan karena sudah dilakukan kesepakatan ojol tidak boleh mengangkut penumpang dalam radius 100 meter dari pangkalan.

Sedangkan untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami pengemudi ojek pangkalan, Rispanel Arya menyarankan agar mengurus BPJS karena wajib bagi setiap anggota masyarakat. Atau memilih BPJS Gratis Non BPI yang bisa dibayarkan Jamkesda oleh Pemda. Untuk solusi tersebut dapat berkonsultasi lebih dulu dengan RT atau RW. Bagi yang menunggak tentunya untuk mendapatkan mendapatkan BPJS Gratis harus lebih dulu melunasinya sesuai peraturan.

Temu wicara Rispanel Arya dengan ojek pangkalan

EDY TANJUNG

Tags:

Leave a Reply