Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Khaer Dihadiri Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani



Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Khaer Dihadiri Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani

TANGERANG, Bantenlink.com — Sekira 5000 jamaah membanjiri Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khaer (MK), Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang, saat kedatangan Cucu ke-26 Syekh Abdul Qadir Jailani yaitu Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani, yang juga cucu Rasulullah Saw, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad, Minggu 24 November 2019. Dalam kesempatan itu, Syekh Ahmad Rouhi Al-Jaelani meng-ijazah fadhilah bershalawat secara khusus Pengasuh Ponpes MK KH Hafis Gunawan SPd dan kepada secara seluruh jamaah pada umumnya. Masing-masing memiliki tingkatan fadhilah jika bershalawat sebanyak 100 kali, 1.000 kali dan 10.000 kali dalam sehari. Kepada KH Hafis Gunawan sebagai penyelenggara Maulid Nabi, Syekh Ahmad Rouhi Al-Jaelani juga mendoakan secara khusus semoga nanti berkumpul bersama Rasulullah dan Keluarga Nabi di Syurga.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw itu berlangsung dari jam 20.00-01.00 WIB dinihari. Setelah zikir bersama dan mendengarkan ceramah Al-Habib Muhammad bin Alwy Al-Kaff, juga dihadiri Al Habib Bagir bin Alwy bin Yahya selaku Pengasuh Majlis Rasulullah, ribuan jamaah ini bersama alim ulama dan para pejabat tampak menunggu khutbah ulama yang datang dari Lebanon itu, meskipun baru dimulai pukul 23.30 WIB. Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani sendiri menyampaikan ceramah peringatan Maulid Nabi melalui penerjemah dari bahasa Arab kepada bahasa Indonesia.

Sebelum Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani menyampaikan khutbah, Pengasuh Ponpes Miftahul Khaer KH Hafis Gunawan berkhidmat kepada ulama besar dengan memakaikan jaket loreng khas Banser (Bantuan Serbaguna) sebagai seragam kebanggan Nadhlatul Ulama (NU).

Alim ulama Nahdlatul Ulama hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Ponpes MK, Minggu (24/11/2019)

KH Hafis Gunawan SPd secara pribadi mendapatkan ijazah thariqah Qadiriyah yang bernasab langsung kepada guru yang merupakan cucu ke-26 Syekh Syekh Abdul Qadir Jailani sekaligus Cucu Baginda Rasulullah Saw.

Di awal bertemu jamaah Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani membacakan doa dengan perantaraan air minum dalam kemasan 600 mililiter dari beberapa kardus air mineral yang telah disediakan. aAir minum yang sudah didoakan lalu dibagikan secara langsung satu per satu kepada para alim ulama dan pejabat yang hadir, diantaranya, Ketua NU Kab Tangerang, Muspika Curug (Camat, Kapolsek, Danramil), Ketua MUI Curug, Ketua LPTQ, Lurah Sukabakti, Ketua NU Kecamatan Curug dan Ketua Banser.

Tak hanya memberikan air minum botolan yang telah didoakan kepada para alim ulama dan pejabat dan petinggi saja, Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani juga memberikan air berkah kepada para jamaah yang merupakan santri, walisantri, alumni dan kaum nadhliyyin lainnya, baik dibagikan secara satu persatu maupun dengan cara melemparkannya, dan disambut jemaah dengan semangat.

Dalam ceramahnya Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani mengakui sangat berbahagia bertemu Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khaer bersama jemaah yang menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, apalagi menyediakan makan untuk yang hadir pada peringatan Maulid Nabi. Dengan berkumpul bersama di hari kelahiran Nabi, tuturnya, saat di hari akhir nanti Insya Allah semua yang hadir dalam peringatan Maulid bersama seluruh umat Islam lainnya akan berkumpul bersama Nabi Muhammad Saw.

Di bagian lain ceramahnya, Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani menanggapi pertanyaan Camat Curug H Supriyadi saat beramah-tamah di kediaman Pengasuh Ponpes MK tentang pandangan dirinya mengenai Indonesia sebagai orang Arab yang datang ke Indonesia. Cucu Nabi Muhammad itu mengungkapkan, sekarang ada berbeda antara Indonesia dan negaranya yang berpenduduk mayoritas Islam. Menurut Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani, orang Islam semakin terasing di negaranya, sedangkan di negara Indonesia masih kuat mengikuti ajaran ahlussunnah.

EDY

Dihadiri Muspika Curug

Leave a Reply