Berprestasi Adiwiyata, SDN Ciakar 2 Harumkan Kabupaten Tangerang

Exif_JPEG_420

Exif_JPEG_420

TANGERANG|BL,SABTU (16/1/06)-Setelah Pergantian pimpinan nasional dan bergantinya program kabinet, visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tangerang dibawah pimpinan A Zaki Iskandar adalah Cerdas, Makmur, Religious dan Berwawasan Lingkungan.Sesuai perubahan Perda Nomor 5 tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018, dari 25 grand design disinkronkan 13 program unggulan.

Diantara program yang diunggulkan adalah Sanitasi Sekolah (Sanisek) dan Pengembangan Kota Hijau. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciakar 2 dengan visi terwujudnya siswa-siswi berprestasi, memiliki karakter bangsa dan peduli dan berbudaya lingkungan berdasarkan iman dan takwa (Imtak) di 2019, merupakan sekolah yang diarahkan untuk menjadi unggulan.

“Terkait hal itu, menyambut baik sekolah yang dipimpinnya akan dijadikan sekolah unggulan. Alasannya, SDN kami telah meraih prestasi sebagai sekolah yang meraih Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tangerang pada 2015, dan saat ini pun sedang dibina untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Banten tahun 2016. Pencapaian lainnya, pada 2015 juga telah mendapat predikat memiliki lomba Sanitasi Sekolah (Sanisek) terbaik Tingkat Kecamatan Panongan,” ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Ciakar 2, Juned S Pd MM.

Ditambahkan Juned,tugas dan tangggungjawab yang diembankan Kabupaten Tangerang, harus dilakoninya sepenuh hati. Program Adiyata sendiri, menjadi tantangan baginya karena program Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Untuk itu, guru bersahaja ini harus mendorong pengetahuan dan kesadaran peserta didik dalam pelestarian lingkungan hidup.

“Sebagai bentuk melestarikan dan menjaga lingkungan hidup dan menuju sekolah yang sehat dan terhindar dari dampak lingkungan negatif, tentunya kami mengarahkan agar guru dan murid bertanggung jawab pada pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan,” tegas Juned.

Lebih jauh dikatakannya, Program Adiwiyata sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Alasannya, karena kelestarian dan fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam dirancang diatas dasar-dasar kebersamaan, keterbukaan kesetaraan, kejujuran serta keadilan.

“Lebih jelasnya, lingkungan hidup tak terlepas dari pola pendidikan berkarakter Pancasila sebagai ideolodi Negara dan pandangan hidup kita. Tentunya, pelestarian lingkungan dilakukan orang yang beriman dan bertaqwa, jujur dan bersih, bertanggung jawab, bekerja keras, disiplin, peduli, suka menolong, pembelajar serta mempunyai jiwa sebagai pengawal empat pilar bernegara yakni Pancasila, UUD RI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.” paparnya.

Mengenal SDN Ciakar 2



Exif_JPEG_420

Exif_JPEG_420

SDN berprestasi dalam lingungan hidup ini dipimpin Juned SPd MM pada 2011. Setelah sekolah di atas tanah seluas 2004 ini berdiri tahun 1982, semula hanyalah memiliki sarana prasarana 6 lokal, 1 rumah dinas Kepsek, 1 ruang guru, 1 rumah dinas penjaga, 2 wc guru dan 4 wc siswa.

Berdasarkan informasi, setelah beroperasi tahun 1983 dan dipimpin Rosyadi Suryadi (sebagai Kepsek pertama), selanjutnya kepemimpinannya oleh Lili Sujarti dan Suharja. Pada tahun 2004, Kepsek Sudirman sukses merehab total sekolah dari biaya bantuan bank dunia. Selanjutnya SDN Ciakar dipimpin Siti Amronah.

“Di Kepemimpinan saya mulai tahun 2012 SDN Ciakar 2 mengalami perkembangan, seperti 2012 mendapat rehabilitasi sekolah sebanyak 4 lokal dari dana Dana Alokasi Khusus (DAK),” ungkap Juned.

Menurut dia, pada 2013 SDN Ciakar 2 juga mendapat bangunan perpustakaan dari dana Bansos. Selanjutnya, sekolah itu mendapat pemagaran dari APBD. Selanjutnya, pada 2014 mendapat rehabilitasi kantor guru dan bangunan baru sebanyak 3 lokal dari DAK. Kemudian, pada 2015 mendapat kepercayaan pembangunan swakelola untuk Program Sanisek.

“Dalam peningkatan mutu pendidikan SDN Ciakar 2 telah memproses dan mendapat sertifikasi baik dari segi lembaga maupun sumberdaya. manusia Para guru sendiri saat ini berpendidikan S1 sebanyak 93%, dan guru S2 7%, sedang yang lainnya dalam proses S1,” katanya.

Untuk mengembangkan lembaga dan mutu pendidikan, lanjut Juned, SDN Ciakar 2 telah meningkatkan kompetensi guru, sarana pasarana, KBM serta mengikutsertakan siswa dalam lomba Kecamatan hingga Kabupaten. Selain itu dilaksanakan penambahan jam matematika dan melakukan kerjasama dengan orangtua dan warga.

“SDN Ciakar 2 telah melaksanakan pengelolaan manajemen berbasis sekolah (MBS) dengan prinsip pengembangan mandiri, motivatif, korelatif dan inovatif. Selain itu berperan serta memelihara, menjaga, melestarikan lingkungan, membiasakan hidup bersih/sehat, mencintai lingkungan, menciptakan lingkungan hijau serta berprilaku sesuai ajaran agama,” ungkap Juned.

Lebih jauh katanya, dalam hal pelajaran SDN Ciakar yang diminati orangtua untuk menyekolahkan anaknya ini bertujuan meraih prestasi matematika dan IPA minimal minimal tingkat gugus. Menjadikan pelajaran agama sebagai proses pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari, disamping menguasai dasar ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dan berwawasan lingkungan.

“Atas prestasi yang telah dicapai ini, kami menghaturkan terimakasih pada semua pihak mulai Bapak Bupati Tangerang, Kadis Pendidikan, kabid SD, UPT Pendidikan Kecamatan Panongan, Pengawas, Kepala Puskesmas, Kepala Desa Ciakar, Komite Sekolah, tokoh masyarakat dan wali murid yang mempercayakan putra-putrinya didik di sekolah ini,” tutur Juned. (edy)

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply