Curi Uang Kotak Kejujuran Kantin Sekolah, Kedua Kali RA Tertangkap Basah



Curi Uang Kotak Kejujuran Kantin Sekolah Kedua Kali, RA Baru Tertangkap Basah

Serang, Bantenlink.com — Nekat benar kelakuan pemuda berinisial RA, (20), ini. Demi berfoya-foya dalam hidupnya dia sampai mencuri uang kotak kejujuran yang dipasang di kantin salah satu SD di lingkungan Kota Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Warga Benggala Neglasari, Kelurahan Cipare, Kecamatan Cipare, Kota Serang tersebut, bahkan sampai dua kali mencuri kotak kejujuran di sekolah itu. Meski pada aksi pertamanya tidak berhasil, pada aksi kedua Senin (21/10/2019), ia mengaku berhasil menggondol uang sejumlah Rp 600 Ribu.

Aksi kedua dilakukannnya dengan cara mencongkel kotak kejujuran kantin sekitar pukul 04.00 WIB dinihari. Saat itu, tersangka RA masuk lewat belakang sekolah dengan memanjat pohon. Apesnya, dia tertangkap basah oleh petugas kebersihan (OB) sekolah.

Panit 1 Reskrim Polsek Serang, Ipda Juwandi, saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan, dalam menjalankan aksinya pelaku RA masuk dengan meloncat ke dalam kelas lalu masuk ke kantin untuk mencari tempat kotak kejujuran.

“Pelaku mencongkel kotak kejujuran kantin dengan sendok garpu, namun keburu dipergoki OB dan diteriaki maling,” kata Juwandi.

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan pihak sekolah pelaku sudah dua menjalankan aksinya hingga berhasil dipergoki OB. Setelah dilaporkan untuk kedua kalinya, saat ini tersangka RA telah diamankan di Polsek Serang.

“Pelaku mengakui, aksi pertamanya dilakukan pada Senin, 14 Oktober 2019, pada pada aksi keduanya pelaku berhasil menggondol uang sebesar Rp 600 ribu,” imbuh Panit 1 Polres Serang itu.

Lebih jauh dituturkan Juwandi, uang hasil curian tersebut menurut pengakuan tersangka dihabiskannya untuk berfoya-foya ke Pantai Anyer.

Namun, katanya lagi, berbeda dengan pengakuan tersangka, salah seorang guru baru menyebut uang yang dicuri tersangka senilai Rp 3 juta. Pasalnya, telah ditemukan uang yang tercecer di lantai.

“Uang tercecer tersebut diumumkan, setahu saya senilai Rp 3 juta, waktu mengumuman saya bilang kalau tidak ada yang mengakui akan dimasukan lagi ke dalam kotaknya. Jadi berbeda dengan pengakuan tersangka,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kata Panit, Pelaku dikenakan tersangka RA dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 5 tahun penjara.

Leave a Reply