SDN Kutruk 3 Dambakan Rehab Bangunan Rusak dan Lahan untuk Tambahan Ruang



SDN Kutruk 3 Dambakan Perbaikan Bangunan dan Perluasan Lahan untuk Tambahan Ruang

KAB TANGERANG, Bantenlink. com — Para guru yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kutruk 3, Kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang, beralamat di jalan Raya Kutruk – Tigaraksa mengharapkan adanya perbaikan ruang kelas dan perluasan lahan sekolah.

Pasalnya, sekolah berprestasi 02SN tingkat Kecamatan Jambe dan seluruh kelas sudah menggunakan K-13 yang dipimpin Tatin Kusriatin S.Pd. itu memiliki sebanyak 2 dari 7 ruangan di sekolah tersebut dalam keadaan rusak. Sedangkan jumlah ruangan yang kurang perlu penambahan agar ruangan untuk guru dan kepala sekolah terpisah.

Salah seorang guru, M. Suhaemi, S.Pd, saat melayani kedatangan Bantenlink.com, yang menyebutkan Kepala Sekolah sedang bertugas ke Dinas mengatakan, membenarkan adanya kerusakan sebanyak 2 ruangan dan perlunya penambahan luas lahan sekolah.

“Ya, ada dua ruangan yang rusak dan perlu segera diperbaiki. Dua ruangan tersebut, ruang kelas 3 dan ruang guru, mengalami plafon kerusakan pada plafon-nya sehingga perlu diperbaiki agar tidak membahayakan dan memperlancar kegiatan belajar mengajar,” ungkap M Suhaemi, Jumat (9/8).

Diakuinya, untuk sarana prasana lainnya sebenarnya cukup baik, seperti adanya Sanisek 5 pintu untuk unit laki-laki dan perempuan serta toilet 2 pintu yang masih dalam kondisi yang baik.
Suhaemi menambahkan, selain plafon ruangan ada yang rusak, sekolah memerlukan tambahan ruang kelas yang dapat membuat nyaman kepala sekolah dan para guru dalam menjalankan tugas dan penambahan luas halaman. Untuk itu diperlukan adanya tambahan untuk lahan sekolah yang luasnya hanya 1.200 meter persegi.

“Kebetulan persis di belakang sekolah ada tanah milik warga yang tanpa akses bisa dibeli. Kami sudah mengajukannya untuk dibeli pemerintah. Saat ini, seperti halnya permohonan rehabilitasi sekolah, sedang menunggu progres untuk perealisasiannya,” imbuhnya.
Sementara itu, saat ditanyakan apakah pihak dinas-dinas yang bersangkutan sudah ada yang menindaklanjuti ke sekolah dengan jumlah murid sebanyak 215 serta guru ASN dan honirer berjumlah 12 personil, Suhaemi menyebutkan, khususnya untuk perbaikan sekolah, Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) sudah menyurveinya.

“Belum lama ini ada petugas DTRB yaitu pak Matsuro dan Nandang yang sudah datang meninjau. Makanya kami sedang menunggu progresnya. Untuk itu, yakni perbaikan ruangan rusak tersebut secepatnya,” tandas guru kelas 6 itu.

EDY TANJUNG

Leave a Reply