Lengseran Sunda dan Terbangkan Merpati Mewarnai Pelepasan Siswa SDN Serdangkulon 2



Tradisi lengseran sunda dan menerbangkan burung merpati menandai pelepasan siswa SDN Serdangkulon 2, Senin (24/6/2019)

TANGERANG, BANTENLINK.COM — Tradisi Lengseran Sunda dan melepaskan burung merpati menjadi simbol acara pelepasan siswa-siswi kelas 6 dan perayaan kenaikan kelas 1,2,3,4 dan 5 tahun pelajaran 2018-2019 di SDN Serdangkulon 2, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, yang digelar pada Senin 24 Juni 2019.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan acara demi acara diantaranya sepatah kata mengaturkan terimakasih dari murid dan pemberian kenang-kenangan dari orang tua murid kepada guru.

Kemudian segenap hadirin dihibur penampilan siswa-siswi dengan lagu seperti Guru Tersayang, Meraih Bintang serta tari-tarian Cindai, Syantik, Manuk Dadali, Sajojo dan lainnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kades Mekarjaya Komarudin, Pengawas SD di Panongan Nurlaela, Komite Sekolah Amdani, para orang tua dan sekitar 400 siswa siswa SDN Serdangkulon 2.
Dalam kesempatan itu Kades Komaruddin menyempatkan diri memberikan saweran terhadap lima siswa yang berani naik ke atas panggung untuk mengikuti kuis berhadiah uang.
Komaruddin mengatakan, lulus bukan berarti berhentinya pejuangan tapi awal perjuangan kembali untuk menghadapi pendidikan lebih tinggi.
Hal yang sama disampaikan Pengawas Nurlaela SPdI yang datang ke tempat acara pelepasan siswa bersama pengawas lainnya bernama Supawiharja.
“Hari ini adalah hajat kelas 6 yang akan menempuh jenjang SMP. Namun jangan berkecil hati jika tidak bisa masuk SMP Negeri karena terhalang peraturan zona.
Desa Mekarjaya merupakan zona merah yang tidak bisa masuk SMP Negeri yang berada di desa-desa lain. Namun syukurlah di sini ada Madrasah Tsanawiyah dan sekolah swasta yang diunggulkan pemerintah,” papar Pengawas Nurlaela.
Kepala SDN Serdangkulon 2, Tatang Abdullah, menyebutkan dirinya merasa bersyukur di sekolah dibawah pimpinannya pelajaran ekskul menjadi unggulan.

Tari-tarian daerah mewarnai pelepasan siswa SDN Serdangkulon 2

Salah satunya yang unggul di sekolah ini adalah kegiatan Pramuka, yang prestasinya sangat baik. Ini bukan sombong. Pramuka SDN Serdangkulon 2 bisa diperhitungkan,” ungkap Kepsek Tatang Abdullah.
“Mudah-mudahan dewan guru dapat mempertahankan prestasi ini karena masih energik. Semoga guru-guru tidak dimutasi supaya kemajuan di SDN Serdangkulon 2 bisa dilanjutkan, bertambah maju, berprestasi dan murid-muridnya semakin banyak serta bangunan sekolahnya semakin bagus,” tambah Tatang.
Komite SDN Serdangkulon 2, Amdan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir, terlebih kepada bapak dan ibu guru yang mengajar setiap hari, sehingga bisa tampil di panggung.
“Alhamdulillah, semua kelas 6 bisa lulus walau ada nilai kecil dan besar. Tapi karena masuk zona merah dalam PPDB SMP Negeri di Kecamatan Panongan, Curug dan Legok. Tapi tidak perlu khawatir karena sudah punya ijazah.
Tidak bisa diterima SMP Negeri, jangan khawatir kalau karena masih ada Madrasah Tsanawiyah, yang bagus pendidikan umumnya dan pendidikan agamanya diteruskan. Apalagi gurunya orang sini juga ada yang ngajar di SDN Serdangkulon 2,” ungkap H Hamdani.
Sementara, Panpel acara pelepasan dan perayaan penaikan kelas Sukadi mengatakan, atas nama guru yang lain mengucapkan terima kasih dukungan orang tua atas terselenggara kegiatan sehingga dapat berlangsung dengan sukses dan meriah.
“Kelas 6 tahun ini dari 72 siswa mengikuti USBN dan lulus semua. Bapak harap jangan sampai SD saja, dan lanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Mau masuk MTs atau SMP sama saja. Teruskan sekolah, perpisahan bukan akhir tapi awal melanjutkan pendidikan.
Setelah lulus, jaga nama baik sekolah dan orang tua. Tantangan kedepan akan lebih besar lagi. Jangan putus asa kalau tidak dapat sekolah di tempat yang jauh, sekolah di tempat yang dekat ada,” paparnya.
EDY TANJUNG

Sungkem dan penyerahan plakat prestasi pramuka

Leave a Reply