Ini Dasar Pelatihan Media & CSO untuk Pemberitaan Positif tentang ODHA



Apa itu HIV AIDS

 

OLEH TIM

 

Apa itu HIV AIDS?

HIV (Human Immunodeficiency Virus): -Penyebab AIDS -Melemahkan sistem kekebalan atau perlindungan tubuh.

AIDS (Accuired Immune Deficiency Syndrome): Kumpulan beberapa gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.

 

Sejarah HIV-AIDS
Promoting Transparency, Accountability and Civil Participation in AIDS Response:

 

-1959: Seorang pria meninggal dunia di Kongo, Afrika.        Penyakit yang belum teridentifikasi. Kasus pertama infeksi HIV di dunia.
-1983: Dr. Luc Montagnier (Institute Pasteur Perancis) mengisolasi retrovirus yang mereka sebut lymphadenophathy-associated virus (LAV), penyebab AIDS. (33 Negara).
-1984: Dr. Robert Gallo (Federal National Cancer Institute AS), mengisolasi virus yang dinamai HTLV-III penyebab AIDS.
-1986: LAV and HTLV-III adalah virus yang sama. Komisi Taksonomi Internasional menamakan Human Immunodeficiency Virus)
-1987: Kasus resmi I dilaporkan di Indonesia ditemukan di Bali.
-1996: Badan PBB untuk Program AIDS (UNAIDS) dibentuk menggantikan program global WHO untuk penanggulangan AIDS.
-1997: UNAIDS melaporkan bahwa epidemi HIV jauh lebih buruk dari yang kita pikirkan. Diperkirakan 30 juta orang di seluruh dunia terinfeksi, dan setiap hari terjadi 16.000 kasus infeksi baru. (AIDS teridentifikasi di Sulut).
-2001: Sekjen PBB Kofi Annan menyerukan pengumpulan dana sebesar 7 juta dollar AS setiap tahun untuk pencegahan dan pengobatan HIV-AIDS di negara-negara berkembang.

 

Cara Penularan HIV
HIV dapat hidup di semua cairan tubuh tetapi hanya bisa menular melalui cairan tubuh tertentu pada manusaia, yaitu:
•Darah
•Air mani (cairan, bukan sperma)
•Cairan vagina
•ASI (relative, dalam pemberian yang cukup lama).
Bagaimana HIV bekerja?
Di dalam tubuh manusia terdapat sel darah putih yang disebut dengan sel CD4. Fungsi sel tersebut seperti saklar yang menghidupkan dan memadamkan kegiatan system kekebalan tubuh tergantung ada tidaknya kuman yang harus dilawan.
HIV yang masuk ke tubuh menularkan dan membajak sel ini, dan kemudian menjadikannya “pabrik” yang membuat miliaran tiruan virus.
Ketika proses tersebut selesai, tiruan HIV itu meninggalkan sel dan masuk ke sel CD4 yang lain.Sel yang ditinggalkan menjadi rusak atau mati.
Jika sel-sel ini hancur, maka sistem kekebalan tubuh kehilangan kemampuan untuk melindungi tubuh kita dari serangan penyakit.

 

Prinsip Penularan HI
Dikenal dengan singkatan ESSE:
•EXIT: keluar
•SUFFICIENT: cukup
•SURVIVE: virusnya hidup
•ENTER: masuk
HIV keluar dari tubuh dalam jumlah yang cukup dan dalam keadaan hidup  yang lalu  masuk ke dalam tubuh lain.

 

Gejala pada HIV
Stadium 1:
Beberapa hari/minggu sesudah terjadi infeksi gejala “seperti flu”
•Demam
•Rasa lemah/lesu
•Sendi terasa nyeri
•Batuk
•Nyeri tenggorokan
Gejala-gejala tersebut kemudian hilang dengan sendirinya

 

Stadium 2:
Dapat berlangsung 5-10 tahun, pada stadium ini pengidap tidak terlihat atau merasakan gejala apa-apa, daya tahan perlahan mulai menurun terus berlangsung sepanjang tahun.

 

Stadium 3:
Sudah mulai adanya penurunan system kekebalan tubuh, selanjutnya timbul gejala-gejala sebagai berikut:
•Demam berkepanjangan
•Berat badan turun (>10% dalam waktu 3
bulan)
•Tubuh lemah, aktifitas terganggu
•Pembengkakan kelenjar di leher, lipat
paha, ketiak
•Diare berkepanjangan tanpa sebab yang
jelas
•Batuk dan sesak >1 bulan,
berkepanjangan
•Kulit gatal-gatal+bercak merah kebiruan.

 

 

Sifat HIV
•HIV mati dengan air mendidih, atau panas kering (oven) 56C selama 10-20 menit
•HIV mati dalam darah kering >1 jam, tapi bertahan 4 minggu dalam tabung/spuirt suntik
•HIV mati dengan bahan kimia bersifat spermisida (Nonoxynol-9), bahan pemutih (sodium klorida/hidroksida)
•HIV masuk golongan retrovirus

 

 

Upaya Pencegahan HIV
Perubahan perilaku
Abstinance
Be faithfull
Condom
Drug’s No
Education

 

 

Upaya Dukungan
•Menolong ODHA dengan mendampingi, memberikan agar tidak merasa sendiri dalam menghadapi masalah sehingga menjadi lebih kuat dan percaya diri
•Mempertemukan orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, serta menambah saling pengertian dan toleransi
•Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keadaan yang dihadapi oleh ODHA dengan memberikan pengertian serta informasi yang positif.

 

Apa yang dapat kita lakukan?
•Memberikan informasi yang benar seputar IMS, HIV dan AIDS, seksualitas dan kondom
•Meluruskan dan melakukan koreksi apabila menemukan mitos seputar IMS, HIV dan AIDS, seksualitas dan kondom yang berkembang di masyarakat.

Leave a Reply