Pemdes Peusar Santunan Yatim, Janda & Guru Ngaji Senilai Rp 217 Juta di Juni 2019



Pemdes Peusar dibawah pimpinan Kades Iwan setiawan SPd menyalur santunan untuk yatim, janda dan insentif guru mengaji senilai Rp 217 Juta di kantor desa setempat pada 1 Juni 2019

KAB TANGERANG | BantenLink — Pemerintahan Desa (Pemdes) Peusar di wilayah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, merupakan desa terus menunjukkan kemajuan signifikan, terutama di bidang sosial. Sampai pertengahan 2019 ini menyalurkan anggaran yang diperuntukkan bagi anak yatim, janda dan para guru mengaji yang bertotal Rp 217 Juta.

Kepala Desa Peusar H Iwan Setiawan SPd mengatakan, kemajuan di desa yang dipimpinnya bisa dilihat dari banyaknya program-program yang terus berjalan dan ditingkatkan dalam setiap tahunnya.

“Program yang terus kami laksanakan diantaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur, kemasyarakan, ekonomi, sosial dan lain-lain. Salah satu program prioritas Desa Peusar adalah selalu meningkatkan “Program Sosial” dalam setiap tahunnya,” ungkap Lurah Peusar Iwan Setiyawan pada bantenlink.com, Sabtu (8/6/2019).

Dijelaskannya, orientasi program sosial tersebut adalah “Program Santunan Rutin” untuk anak-anak yatim dan janda. Selain itu memberikan insentif bagi guru-guru mengaji se-Desa Peusar.

“Realisasi program sosial ini dilakukan bertujuan untuk membantu anak-anak yatim, janda dan guru ngaji se-Desa Peusar. Karena mereka adalah salah satu bagian masyarakat yang harus kita perhatikan,” jelas Kades Peusar yang biasa dipanggil sapaan akrabnya Pak Lurah Iwan itu.

Kepala Desa Peusar H Iwan Setiawan SPd


Dia menambahkan, khusus untuk Insentif “Guru-guru Ngaji”, terhitung tahun 2018 hingga sekarang pemberiannya dibagikan per triwulan, sehingga kalau dihitung dalam pertahun anggarannya mencapai Rp 96 juta.

“Pada tahun ini tepatnya pada tanggal 1 Juni 2019, kami selaku pemerintahan Desa Peusar kembali melaksanakan program rutin sosial yang dilaksanakn di halaman kantor desa.

Adapun data masyarakat yang dibantu dalam kegiatan sosial di tahun ini, untuk anak yatim sejumlah 176 orang, janda tua 430 orang dan guru mengaji sebanyak 96 orang. Total anggaran untuk kegiatan ini bila dijumlah dengan anggaran guru ngaji dalam 1 tahun mencapai kurang lebih Rp 217 juta,” beber Lurah Iwan.

Lebih jauh disebutkannya, terhitung sejak tahun 2018 kegiatan “Program Sosial” ini meningkat tajam anggarannya yang termasuk bersumber dari sumber anggaran zakat mal para muzakki.

“Sumber anggaran “Program Sosial lainnya berasal dari infak dan shadaqoh para donatur, perusahaan di kawasan industri Millenium dan sumber lainnya,” jelas Kades Iwan.

Dirinya pun tambah mensyukuri nikmat, karena terhitung tahun 2018 desa yang dipimpinya sudah dibantu dengan adanya BAZDes Desa Peusar. “BAZDes Desa sangat berperan penting dalam pembantuan acara-acara sosial semacam ini,” tandasnya.

EDY TANJUNG

Suasana saat penyaluran santunan untuk anak yatim, janda dan insentif guru mengaji di Desa Peusar, Sabtu (1/6/2019)

Leave a Reply