Caleg PBB Saleh Asnawi Apresiasi Petugas TPS 08 Muncul Melayani Pemilih



Drs H Moh Saleh Asnawi berpose bersama petugas KPPS di TPS 08, Kelurahan Muncul, Kacamatan Setu, saat Pemilu (Pilpres dan Pileg), Rabu (17/4/2019)


SETU, TANGSEL | BantenLink — Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH, selaku calon anggota legislatif (Caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Tangerang Selatan dari Partai Bulan Bintang (PBB) dengan nomor urut 1 dari derah pemilihan (Dapil) Kecamatan Setu dan Kecamatan Serpong, mengapresiasi dengan acungan jempol kinerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tempat pemungutan suara (TPS) 08, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu.

Pasalnya, tempat tokoh masyarakat Kota Tangerang Selatan menggunakan hak pilih untuk pemilihan umum ( (Pemilihan Presiden/Pilpres dan Pemilihan Legislatif/Pileg) pada Rabu 17 April 2019 itu sangat cekatan dan terlatih dalam menjalankan tugasnya.

“Saya apresiasi dengan jempol kinerja KPPS TPS 08 yang sigap, cekatan dan terlatih dalam melayani masyarakat menggunakan hak pilihnya, sehingga Pilpres dan Pileg berjalan kondusif, aman dan lancar,” kata Drs Moh Saleh Asnawi MA MH pada BantenLink.com yang menemuinya seusai pencoblosan suara.

Politisi yang sudah dua periode menjadi anggota DPRD Kota Tangerang Selatan itu menambahkan, baiknya pelayanan KPPS 08 di Kelurahan Muncul itu, ditandai dengan rapinya masyarakat dalam menunggu giliran dan melakukan pencoblosan suara.

“Saya datang bersama isteri dan seorang anak saya. Sejak sampai di TPS, menunggu hanya sebentar, tak sampai setengah jam sudah selesai pencoblosan,” ungkap Moh Saleh Asnawi, sambil mengacungkan jempol tentang pelayanan KPPS yang ramah kepada semua warga yang memilih.

Meski begitu, suami mantan pendidik Hj Dra Siti Mahmudah MPd yang merupakan pemilik Lubana Sengkol Group ini, menaruh perhatian kepada pemilih yang berusia lanjut, karena banyaknya surat suara yang akan dicoblos.

“Tapi karena KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan masing-masing caleg dan partai politik hari-hari sebelumnya sudah melakukan sosialisasi dan simulasi pemilihan umum, ditambah pelayanan yang prima dari KPPS, kesulitan yang dialami pemilih yang berusia lanjut dapat diminimalisir.

EDY TANJUNG

Leave a Reply