Polisi Bekuk Pembunuh Mayat yang Ditemukan di Sungai Ciujung



Barang bukti pembunuhan berencana terhadap Sus di Sungai Ciujung

Lebak | BantenLink — Nyawa seorang gadis pengamen harus berakhir di tangan temannya. Itulah yang terjadi jika ada kecemburuan dan pengejekan.

Pasca ditemukannya sesosok mayat wanita berinisial AZ (20) di sungai Ciujung, Unit 1 Jatanras Sat Reskrim Polres Lebak mengungkap kasus tentang dugaan tindak pidana pembunuhan dengan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kiriman Nad Sutisna

Diduga pelaku pembunuhan Pasal 340 KUH-PIdana atau Pasal 338 KUH-Pidana atau 351 KUH-Pidana ayat 3 disangkakan terhadap wanita berinisial Sus (20), seorang pengamen yang tinggal di Desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP-A / 44 / IV / 2019 / Banten / Res. Lebak / Sek. Rangkasbitung, Tanggal 10 April 2019, pada Senin, 8 April 2019 sekitar 13.30 WIB ditemukan mayat di kali Ciujung, Kampung Lebak Sambel RT 03/03 Kelurahan Cijoro Lebak, Kabupaten Lebak.

Mayat AZ tersebut ditemukan Heru dan Asep pada hari Rabu tanggal 10 April 2019 sekira jam 06.30 Wib, melihat hal tersebut saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Rangkasbitung.

Setelah mendapatkan laporan tersebut pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Polisi mendapatkan informasi bahwa korban tenggelam tersebut adalah korban pembunuhan yang dilakukan Sus.

Sus merupakan temannya korban AZ rupanya cemburu lantaran pacarnya merupakan mantan tersangka yang merupakan gerombolan anak jalanan atau pengamen.

Sus mengajak AZ mandi di sungai Ciujung. Sus yang berada di air menarik tangan AZ yang berada di rakit sampai jatuh dan setelah itu menenggelamkannya. Terlapor diamankan berikut barang buktinya untuk diproses lebih lanjut.

Polisi mengamankan satu sweeter lengan panjang warna abu-abu, satu buah celana jeans panjang warna biru, satu bra.

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply