TEROR BOM SOLO: POLISI INTROSPEKSI

Kejadian penembakan anggota polisi Bripka. Dwi Data  hingga tewas saat bertugas menunjukan tidak tanggapnya pimpinan dan anggota Polri dengan serangkaian pesan melalui penyerangan ke beberapa Pos Polisi di Solo. Ketidakwaspadaan ini bila terus berlangsung maka tidak mustahil akan menambah jumlah anggota polisi yang akan menjadi korban.  Brutalnya pelaku penembakan dengan melakukan tindakan yang sangat berlebihan kepada korban menunjukan kebencian yang luar biasa dari yang bersangkutan. Bisa dipastikan kelompok pelaku adalah orang-orang yang selama ini kemungkinan menjadi buruan target operasi Polri. Keberanian  mereka menyerang Pos Polisi secara terbuka mengindikasikan bahwa mereka bukan dari kelompok kriminal biasa. Karena itu polisi harus tanggap untuk melakukan langkah-langkah antisipasi agar tidak muncul korban-korban baru.  Masyarakat berharap polisi juga harus terus bebenah diri memperbaiki citra dan kinerjanya, karena kesannya masih kurang bisa menjalankan tugasnya “Sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat”.

Rate this article!
Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Leave a Reply