DEMOKRASI KEKANAK-KANAKAN : SALING MENGHUJAT DAN CACI MAKI



 

xlarge_jokowi-bowo-copyMenyedihkan melihat kualitas demokrasi di Indonesia. Setiap hari kita dsuguhkan dengan berbagai pemberitaan saling menghujat dan caci maki diantara dua kelompok pendukung Capres/Cawapres pada pemilu presiden 2014. Lucunya hampir semua lapisan dan golongan masyarakat yang dikenal sebagai elit-elit bangsa ini tanpa malu-malu mempertontonkan sipat kekanak-kanakannnya di depan publik melalui berbagai media yang ada. Dari mulai elit yang dikenal selama ini sebagai tokoh rohaniawan, akademisi, mantan jenderal, aktivis sosial kemasyarakatan beramai-ramai menunjukan egonya masing-masing untuk memperlihatkan betapa hebatnya pandangan dan pemikirannya untuk merusak kredibilitas Capres/Cawapres yang bersaing saat ini. Kelihatannya mereka merasa dirinya lebih pintar dan lebih cerdas dalam berdemokrasi ketimbang warga negara yang lebih dahulu menjalankan praktek berdemokrasi. Tidak ada kata lain untuk mereka yang telah mendidik bangsanya sebagai negara yang justru bertentangan dengan semangat demokrasi sebagai, Anti Demokrasi!!!

 

Kondisi ini kalau terus berlangsung, akan dengan mudah menyulut perang saudara seperti yang terjadi di berbagai belahan dunia. Betapa biadabnya para tokoh-tokoh yang sama sekali tidak memperdulikan kesatuan dan persatuan bangsa!!! Sadarkah mereka dengan apa yang telah mereka lakukan?

 

Seharusnya mereka belajar dari kekurangan sistem demokrasi, dengan lebih mengedepankan penajaman kritis terhadap visi misi dan program pembangunan yang ditawarkan Capres/Cawapres kepada rakyat Indonesia, khususnya semakin tergerusnya moralitas bangsa sebagai akibat ditinggalkannya agama dalam kehidupan sehari-hari. Problem bangsa Indonesia saat ini adalah bagaimana mengembalikan harkat dan martabat kemanusiaannya yang semakin hilang dalam diri sebagai bangsa yang beradab. Fenomena saling menghujat dan caci maki yang dicontohkan para elit yang memalukan begitu mudahnya dilakukan, tentu saja menjadi pelajaran menarik untuk dicontoh oleh umatnya. Wahai para elit! Segeralah perbaiki dirimu! Rakyat butuh contoh dan ketauladanan! Bukan hasut menghasut dan  saling dengki yang kalian pertontonkan!!!

 

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Comments are closed.