Resensi “Aku Bersaksi Allah Maha Nyata”, Buku Spritual Bernuansa Lintas Agama



KIRIMAN WILSON LALENGKE
Terkaget bila membaca buku “Aku Bersaksi Allah Maha Nyata” karya Tonny Djayalaksana. Penjelasan dalam buku itu mungkin akan menyentak batin, mengguncang, bahkan mengalami ekstasi untuk penasaran membaca halaman demi halaman berikutnya.

Isi bukunya barangkali mewakili pertanyaan dan jawaban yang dicari selama ini. Uraiannya mewakili kegelisahan dan kegundahan yang dirasakan sejak lama tanpa mampu mengungkapkannya.

Buku perdana penulisnya ini disebut-sebut karya fenomenal, luar biasa, yang menghebohkan di awal tahun 2019. Berbeda dengan buku apapun. Memantik perhatian ribuan orang dalam waktu singkat. Menjadi Top View selama berminggu-minggu di KabarIndonesia, salah satu media online berpusat di Belanda. Karena itu pula Tonny diangkat menjadi Top Reporter oleh Redaksi media tersebut, karena dengan cepat telah berhasil mendapatkan puluhan ribu pendukung (followers) yang dikabarkan hatinya turut tergerak setelah membaca buku tersebut.

Buku perdana ini ditulis dalam jangka waktu yang singkat, hanya 11 hari saja. Isi bukunya sendiri bukanlah bacaan ringan, tetapi perlu pemahaman yang didasari oleh wawasan yang cukup untuk mampu mencerna isi buku tersebut.

Maka, peresensi haqul yakin tanpa hidayah yang diberikan kepada penulisnya, mustahil bukunya bisa berhasil.

Tonny mengaku tercerahkan pengalaman ajaib dan menuliskan ‘penglihatannya’ dalam buku tersebut. Dapat dikatakan bahwa buku ini merupakan hasil karya a crash course in spirituality. Tonny menyebutkan, menuangkan pengalaman spiritualnya setelah menerima getaran-getaran illahi.

Proses “Iqro” dalam dimensi spiritual akan menimbulkan sebuah resonansi antara frekuensi Jiwa dengan frekuensi Sang Maha Jiwa. Getaran-Getaran Illahi menimbulkan sebuah dimensi pemahaman yang cerdas tanpa belajar, tanpa keterampilan, tanpa berlatih, sebagaimana yang dinyatakan di kalam Ilahi ”Aku akan mengajarkan kamu dengan pena-Ku sendiri, Aku akan mengajarkan kamu tentang apa yang belum kamu ketahui”.

Buku ini pun diklaim mendapatkan banyak sekali respon positif, bukan hanya dari kaum mualaf, tetapi juga dari banyak tokoh pembimbing agama-agama lainnya yang telah turut menjadi tergugah setelah membaca buku Tonny tersebut.

Buku ini merupakan hasil karya yang tercipta atas hidayah berupa getaran-getaran Illahi dalam diri penulisnya. Dengan bimbingan wahyu tersebut Tonny berhasil mengungkapkan tabir rahasia bagi dirinya, menjawab berbagai pertanyaan dasar manusia sejak ribuan tahun lampau, seperti: Kenapa saya dilahirkan? Apa tujuan hidup saya? Kemana tujuannya?

Pertanyaan klasik ini sudah dipertanyakan dalam kurun waktu ribuan tahun, bukan hanya oleh para agamais melainkan juga oleh para filsuf di dunia. Jawaban dari pertanyaan tersebut telah diungkapkan oleh Tonny dalam bukunya itu dengan cara yang sangat gamblang dan bisa diterima oleh segenap umat manusia, bukan hanya oleh kaum Muslim tetapi juga oleh kalangan non-Muslim. Jadi, isi buku itu bernuansakan pemahaman lintas agama.

Buku karya Tonny itu akan terasa seperti lensa kamera bagi orang-orang yang sedang berfoto, dimana setiap orang akan merasa lensa itu sedang menatap dirinya.

Ya, buku yang bisa didapatkan dalam bentuk e-book yang bisa di-download dalam smartphone, mungkin pengalaman diri Anda sendiri yang rasanya bak guncangan dan getarannya bagai tubuh yang dilimpahi adrenalin dalam permainan roller coaster.

Leave a Reply