Di Saung Rispanel Arya, 161 Saksi Bimtek untuk Mengawal Suara Caleg PKS



Rispanel Arya SST MM

BINONG, KAB TANGERANG | BantenLink — 120 relawan untuk pemenangan Caleg PKS mendapatkan pembekalan bimbingan teknis (bimtek) menjadi saksi. Kegiatan tersebut diselenggarakan atas prakarsa pengurus ranting PKS Binong, diadakan di Saung SahaRA, yang merupakan kediaman Rispanel Arya SST, caleg dari daerah pilihan 5 (kecamatan Curug, Panongan, Cikupa), Minggu (31/3/2019)

Hadir dalam kesempatan yang dimoderatori kader PKS bernama Ilham itu, sahibul bait Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Rispanel Arya SST MM, Ketua Pengurus PKS Cabang Curug, Pengurus Ranting Kelurahan Binong, para relawan, saksi-saksi se-Kelurahan Binong serta pembimbing saksi Niko Febianto, yang merupakan pengurus PKS Kecamatan Curug.

Dalam sambutannya Rispanel Arya menyebutkan, ada sebanyak 161 saksi untuk TPS se-Kelurahan Binong yang dibimbing pada kegiatan Bimtek yang diadakan di SahaRA. Kegiatan sendiri diadakan sebanyak dua kali, yakni pada hari Sabtu 31 Maret 2019, yang dihadiri 120 saksi, sedangkan yang lainnya menyusul akan dilatih pada saat berikutnya.

“Kita mengadakan bimtek ini sebanyak dua kali. Saksi yang hadir hari ini sebanyak 120 orang, yang lainnya menyusul lagi nanti,” kata Rispanel Arya.

Dibagian lain disebutkannya, tugas saksi, yaitu mencatat perolehan suara para caleg PKS di tempat ditugaskan masing-masing. Dalam bertugas pada Pemilu nanti, kalau ada yang tidak sesuai, akan dicatat dan dibuat jadi bahan pengaduan. Yang terpenting, adalah barang bukti kertas C-1 yang sudah ditandatangani.

“Para saksi tidak boleh pulang sebelum membawa C-1 yang sudah ditandatangani. Pengamanan C1 sendiri adalah sebagai upaya mengawal dari pihak lain jika merubah data. Kalau tidak punya C1-nya kita tidak bisa menuntut. Jadi, kalau C-1 tidak sesuai atau ada perbedaan hasil yang diumumkan, PKS bisa meminta panitia agar kembali menghitung ulang semua surat suara. Bahkan bisa menuntut diadakan Pemilu ulang,” ungkap Rispanel Arya.

Ditambahkannya, adapun pengawalan saksi dilakukan, semata-mata untuk mengamankan kemenangan Caleg PKS. Kalau ada perbedaan jumlah suara dengan C-1 asli, kotak suara bisa disuruh bongkar dan hitung kembali.
Bahkan jika ada petugas diduga bermain curang, dapat mengajukan secara hukum agar Pemilu ulang diadakan, tegasnya.

“Tugas saksi lainnya, untuk mengawasi pihak lain melakukan kecurangan. Saksi juga mengawasi orang yang mencoblos, karena dihawatirkan bisa saja ada orang yang tidak dikenal tiba-tiba dan memakai identitas orang lain dan datang ke TPS untuk mencoblos. Kalau tahu ada begitu, saksi harus mencegahnya,” tambah Rispanel Arya.

Dalam kesempatan yang diselenggarakan di Saung SahaRA yang merupakan kediaman Rispanel Arya, tak lupa diawali dengan takbir takbir dan yel-yel “PKS, Menang! Menang! Menang!”.

Senada Rispanel Arya, pengurus PKS Kelurahan Binong Prayogi Suriyanda mengatakan, para saksi harus siap capek dalam memperjuangkan secara maksimal pemenangan caleg PKS.
Saksi, katanya, adalah mujahid dan mujahidah atau pahlawan kebaikan yang dijadikan ujung tombak dalam memenangkan PKS.

“Para saksi kami mohon kesediaan agar benar-benar memperhatikan pembekalan atau Bimtek Saksi,” himbau Suprayogi.

Disebutnya, kinerja caleg dari kecamatan Curug Pak Rispanel Arya, sudah terbukti kinerjanya, yaitu dengan banyaknya memperjuangkan dan mengawal pembangunan infrastruktur di Binong dan Curug. Apalagi nanti kalau di Binong ada dua caleg dari PKS, lebih banyak lagi yang akan bisa dibangun, jelas dia.

Ditambahkannya, saksi PKS adalah saksi resmi dan bukan saksi abal abal. Saksi
resmi PKS bertugas berat karena bekerja dari padi hingga malam.

“Ingat ya, jangan sampai di TPS tempat bertugas tidak dapat suara. Suara harus maksimal. Tidak mungkinlah tidak ada suara. Seminimal-minimalnya ada satu suara, yaitu suara saksi sendiri. Mau gak gitu?” candanya.

Sementara pembimbing saksi yang merupakan pengurus PKS Kecamatan Curug Niko Febianto, mengungkapkan menjadi saksi sangat memerlukan perjuangan yang tidak mudah. Karena waktunya tugasnya bisa sampai larut malam, akibat sistem pemilu yang berbeda dengan dulu. Kini digabung pilpres dan pileg.

“Untuk itu mari mengucapkan janji siap menjadi saksi PKS. Jika kubu sebelah terindikasi atau ketahuan curang cepat laporkan. Kita ada kordinator saksi di tingkat kelurahan dan lawyer untuk menindaklanjutinya,” terang Niko.

Diingatkannya, undangan untuk pemilih datangnya maksimal seminggu sebelum pemilu. Jika terlambat harus menanyakan dan menidaklanjutinya. Dampingi warga yang belum mendapatkan undangan. “Bagi yang baru memilih, bisa meminta suket dari kecamatan agar mendapatkan C-6. Jika ketahuan ada indikasi pihak lain yang menghalang-halangi untuk memberikan undangan, saksi jangan segan-segan melaporkannya,” tandasnya.

EDY TANJUNG

Para saksi PKS dan Prabowo Sandi untuk seluruh TPS di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kab Tangerang

Leave a Reply