Millennial Safety Road Festival: Laka Lantas Lebih Banyak dari Bencana Alam



Di Millennial Safety Road Festival, Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif: Laka Lantas Lebih Banyak dari Bencana Alam

Tangerang | BantenLink — Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas lebih banyak dari korban akibat bencana alam. Berdasarkan data World Healht Organization (WHO) tiga tahun lalu, menyebutkan di Indonesia 150 ribu orang tewas karena kecelakaan laka lantas. Demikian disampaikan Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif, Minggu (17/3/2019).

Pada acara “Millennial Safety Road Festival” berlangsung di area Mardigrass, Citra Raya yang diisi gerak jalan santai dan senam massal itu menginpirasi Kombes Sabilul Alif dan para peserta spontan membuat gerakan senam yang dinamai “goyang anti hoaks”.

Di acara yang diikuti ribuan pesrta itu dia sebutkan, Jumlah banyaknya jumlah laka lantas tentu sangat memprihatinkan, karena ratusan ribu melayang sia-sia.

“Dari jumlah kecelakaan lalu lintas tersebut, sekitar 60 persen korban adalah kaum milenial, yaitu usia produktif antara 17 sampai 35 tahun. Semestinya di usia tersebut produktif berkarya, namun melayang sia-sia akibat laka lantas,” ungkap Kapolresta Tangerang di hadapan sekitar 3.000 peserta senam.

Dalam kegiatan Millennial Safety Road Festival, disosialisasikannya pula pentingnya disiplin berlalu lintas demi menjaga keselamatan. Menurutnya, Kecelakaan terjadi bermula dari pelanggaran.

“Karena itu untuk keselamatan hindari pelanggaraan dantaati peraturan lalu lintas untuk keselamatan,” pesannya.

Millennial Safety Road Festival diawali dengan jalan santai, dilanjutkan senam bersama serta penyampaian pesan pentingnya menjaga disiplin berlalu lintas.

Goyang Anti Hoax

Disela-sela sambutannya, Sabilul juga mengingatkan masyarakat untuk membentengi diri dari segaka macam informasi palsu (hoaks).

Terkait “goyang anti hoax” Sabilul mengakui Gerakan itu terinspirasi dari sebuah lagu yang diputar saat acara senam berlangsung dan dirinya mengajak peserta bergoyang bersama.

“Saya sangat tertarik dengan lagu ini, nanti liriknya kita gubah untuk membuat “goyang anti hoaks”, lalu kita viralkan,” ucap Sabilul bangga seraya melanjutkan, rencananya dia membuat tutorial goyang senam tersebut dan menginginkan dapat memecahkan rekor MURI.

“Dalam waktu dekat kita berkumpul lagi, kalau bisa lima ribu orang, kita pecahkan rekor MURI dengan goyang anti hoaks ini,” tekadya.

Sutisna/Edy

Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif bergoyang bersama masyarakat

Leave a Reply