MARLAN AKIP : TUTUP TEMPAT HIBURAN YANG MELANGGAR ATURAN AGAMA



Angggota DPRD Kabupaten Tangerang Marlan Akip meminta pemerintah daerah Kabupaten Tangerang menutup saja tempat-tempat hiburan yang dijadikan ladang maksiat, karena selain melanggar aturan daerah jelas-jelas juga melanggar aturan agama. “Sebagai orang yang beragama ingatlah, kita selaku pembuat kebijakan akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT, karena itu pemda harus  tegas segera menutup usaha yang seperti itu,” , jelasnya, Selasa 11 Februari 2014.

Sebagai Wakil Rakyat Marlan menyatakan kekecewaannya karena protes-protes dari warga masyarakat yang kurang di respon dengan baik oleh pemda. Begitu banyak laporan yang masuk namun penyelesainnya terkesan jalan di tempat. “karena itu usaha yang seperti ini jelasnya akan merusak akhlak dan moral masyarakat, keser iusan pemda saat ini dituntut masyarakat Tangerang”, kata Anggota Dewan yang juga   Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tangerang ini.

Kita tahu, Indonesia yang berlandaskan Pancasila secara tekstual mencantumkan “Ketuhanan Yang Maha Esa “ pada Sila Pertamanya. Sila pertama ini secara tegas harus mewarnai sila-sila berikutnya. Karena itu semua kegiatan usaha yang mengesampingkan nilai-nilai agama harus dibumihanguskan di negeri Pancasila.  Sayangnya Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila sudah mulai mengalami erosi nilai yang sangat mulia ini. Pernyataan Marlan Akip mengingatkan pada kita semua agar bisa melanjutkan ideology Negara yang dideklarasikan para pendiri Negara ini yakni Pancasila. Namun realitasnya, ideology kapitalisme yang menekankan materialism dan budaya hedonism sudah merasuki para pengambil kebijakan dan masyarakat. Saatnya mendukung sepenuhnya Marlan Akip untuk memberantas kemaksiatan yang ada di Tangerang.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Comments are closed.