ETI HERAWATI : WANITA PERTAMA INDONESIA DI LAPAS PRIA



Kebijakan Depkumham RI khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menunjuk wanita sebagai pimpinan lembaga pemasyarakatan pria patut mendapat apresiasi. Adalah Eti Herawati Bc.Ip SH, alumni Akademi Pemasyarakatan (AKIP) Angkatan XIX yang terpilih untuk pertamakalinya. Selama ini dia telah memimpin lembaga pemasyarakatan wanita di berbagai daerah di Indonesia dengan baik. Keberhasilannya inilah yang nampaknya  membuat dia terpilih untuk memimpin Lapas Kota Serang, Banten.

Ditemui di tempat tugasnya, Jum’at  7 Februari 2014, Eti sedang kumpul bersama para stafnya yang kesemuanya laki-laki.  Sebagai senior alumni AKIP tentunya  kehadirannya sangat dirasakan adik kelasnya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman selama memimpin Lapas di berbagai daerah.

“Kebetulan saya sedang berkumpul dengan rekan kerja di Lapas Serang, setidaknya untuk berkoordinasi dalam beberapa hal, salah satunya kebetulan saya sedang membangun taman, agar susananya bisa nyaman”, katanya. Taman persis berada di depan ruang kerjanya ini dikerjakan oleh warga binaan yang memang memiliki kompetensi untuk penyelesaiannya.

Ditambahkannya,”saat ini dengan jumlah pegawai kurang dari seratus orang, kami harus mengurus 650 orang lebih warga binaan, dengan kasus terbesar adalah perkara narkoba”. Karena itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dengan dukungan rekan-rekan saya untuk bisa menjadikan Lapas Serang sebagai salah satu Lapas dibanggakan Indonesia. Dengan anggaran terbatas sekitar 6 milyar setahun, wanita tangguh ini masih terus  ingin menunjukan prestasinya.”walaupun dana terbatas, tentunya tidak harus membuat kita kehilangan kreativitas untuk bisa menjadikan Lapas yang kita pimpin menjadi yang terbaik”, tegasnya dengan penuh optimism.

Wanita yang juga memiliki pendampingi hidup sesama alumni Akip ini, begitu santai saat ditemui. Pengalaman panjang selama meniti karir sebagai pegawai pemasyarakatan  membuatnya begitu percaya diri untuk kembali mengukir prestasinya di pusat kota Banten ini.  Suaminya sekarang bertugas sebagai Kalapas Sukamiskin Bandung Jawa Barat. Lapas Sukamiskin saat ini hanya menampung 400-an narapidana korupsi, salah satunya adalah Nazarudin. Mantan anggota DPR yang “kontraversial” yang telah menjebloskan kolega-koleganya ke penjara Tipikor, seperti, Andi Alfian Mallarangeng dan Anas Urbaningrum.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Comments are closed.