AMRAN ARIFIN: USUT TUNTAS KASUS TPU DESA CIHUNI KECAMATAN PAGEDANGAN

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Amran Arifin akan mengusut tuntas kasus TPU di Kampung Cigaten Desa Cihuni Kecamatan Pagedangan yang memperlihatkan banyak keanehan. “Saat inspeksi mendadak ke lokasi pemakaman dan menemui beberapa pihak terkait, saya menemukan beberapa kejanggalan”,tegasnya, Kamis 6 Februari 2014.Karena itu hari Jum’at  (7/2/2014) DPRD Kabupaten Tangerang memanggil semua pihak yang terkait untuk bisa menjelaskan keanehan dan kejanggalan yang ditemukan Lembaga Legislatif  ini, termasuk pengembang yang diduga menjadi pelaku utama dibongkarnya pemakaman yang telah berusia tua ini.



Amran menjelaskan, beberapa keanehan dan kejanggalan yang ditemukannya antara lain: Pertama, proses pemindahan sama sekali tidak melibatkan Najir , Pengurus RT dan RW setempat. Kedua, saat ditanyakan kepada para ahli waris, tidak ada yang pernah merencanakan untuk menjual lokasi pemakaman tersebut. Ketiga, para penggali kubur yang membongkar makam malahan mendapatkan upah dari pihak-pihak tertentu yang nilainya jutaan setiap titiknya. Keempat, lokasi tersebut berstatus wakap yang telah bersertifikat, sehingga tidak memungkinkan untuk diperjualbelikan. Kelima, secara agama tentunya sangat diharamkan kuburan dibongkar tanpa alasan yang dibenarkan, apalagi untuk dibisniskan yang diduga untuk dijadikan rumah mewah.

Berdasarkan beberapa fakta diatas, politisi Partai Demokrat ini akan berupa keras membongkar kasus kejahatan kemanusiaan ini. Dia berkeyakinan adanya actor yang menjadi dalang dari kasus yang menghebohkan ini. “Kita lihat hari jumat nanti, akan terlihat faktanya siapa yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini, dan siapa saja pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari kejahatan ini”,tambahnya.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Comments are closed.