Jika Teror ke Penyidik KPK “Masuk” Debat Capres, Kemukakan Argumentasi Rasional



Emrus Sihombing

JAKARTA BantenLink — DIREKTUR Eksekutif EmrusCorner, Emrus Sihombing, menyarankan, jika salah satu paslon Capres-Cawapres mengangkat kasus teror kepada salah satu penyidik KPK pada debat menjelang Pilpres, sebaiknya mengemukakan dengan fakta, data, bukti dan argumentasi yang rasional.

Hal ini dikatakannya terkait
munculnya kemungkinan ada salah satu Capres-Cawapres akan mengangkat isu menarik tersebut pada acara debat yang diselenggarakan KPU.

“Untuk mendapat simpati publik, saya menyarankan kalau ada Capres-Cawapres yang mengangkat isu kasus tersebut dalam debat menjelang Pilpres nanti, sebaiknya terlebih dahulu melakukan pengumpulan dan pendalaman data, uji validasi data serta kajian yang serius dari aspek hukum pidana,” papar pengamat komunikasi politiknasional itu.

Alasannya, dengan demikian pandangan dan argumentasi yang disampaikan menjadi terukur, menukik serta rasional.

Ditambahkan dosen UPH tersebut, dengan dasar pandangan seperti itu, publik dapat memberi penilaian, sejauh mana argumentasi yang disampaikan Capres Cawapres tersebut dalam debat menjelang Pilpres dapat diterima akal sehat.

“Karena itu, bila hal tersebut tidak dilakukan secara hati-hati dan optimal, justru bisa berbalik, malah terbuka kemungkinan mendapat respon kurang produktif dari masyarakat luas kepada cawapres yang bersangkutan,” lanjutnya.

Lebih jauh dikatakannya, jika kasus teror tersebut benar-benar disampaikan dalam perdebatan, akan lebih baik lagi setelah selesai perdebatan kandidat yang bersangkutan menyampaikan semua data dan kajian tersebut ke pihak berwajib, sebagai bahan pengayaan penanganan kasus tersebut di kepolisian.

“Ini sekaligus wujud peran serta setiap anggota masyarakat ikut serta membatu kepolisian menegakkan hukum di negeri ini,” tandasnya.

IST

Leave a Reply