MOBIL ANGKOT SEBAGAI SARANA KAMPANYE CALEG DI TANGERANG

Banyak cara yang dilakukan para caleg untuk memperkenalkan dirinya ke masyarakat di Tangerang (Kamis, 23 Januari 2014). Banyaknya baliho, spanduk dan banner yang dicopot satpol PP karena dianggap melanggar aturan kampanye tidak menyurutkan upaya mereka untuk bisa terpilih pada pemilu legislative yang akan dilaksanakan pada 9 April 2014 mendatang. Salah satunya adalah dengan memasang oneway sticker di mobil angkutan umum  beroperasi di Tangerang.



Angkot di berbagai route saat ini dipenuhi alat  kampanye tersebut yang menampilkan foto caleg dan pesan singkat yang berisi pernyataannya kalau terpilih sebagai anggota legislatif.

Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan caleg tersebut. Yuli salah satu pengemudi angkot yang tinggal di Tangerang menyatakan,” angkot milik  saya ini dibayar Rp 500 ribu untuk dipasang publikasi caleg hanya beberapa bulan sampai minggu tenang”. Ada 10 kendaraan teman Yuli yang juga bersedia dipasang publikasi caleg. “Biaya kontrak bersama ini senilai 5 juta rupiah”,tambahnya.

Bisa dibayangkan besar biaya yang harus dikeluarkan caleg kalau ingin memasang oneway sticker di angkot pada route-route yang ramai dan sangat ramai. Bisa jadi mencapai jutaan rupiah untuk setiap unit angkot yang diminta bantuannya.

Hendri Gunawan

Author: 

hanya sekedar hobi menulis

Comments are closed.