Saleh Asnawi Beri Garansi Caleg PBB, Targetkan 6 Kursi DPRD Tangsel



Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH

TANGERANG SELATAN | BantenLink — Dewan Pembina Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Tangerang Selatan, Drs H Moh Saleh Asnawi MA MH, menargetkan tiap daerah pemilihan (Dapil) memiliki wakil untuk memenuhi sebanyak 6 Kursi di DPRD Kota Tangerang Selatan. Alasannya, serius membesarkan partai besutan pakar hukum Prof DR Yusril Ihza Mahendra SH MH.

Agar enam Dapil di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat memiliki perwakilan dari PBB, dirinya bahkan menjanjikan garansi para calon anggota legislatif itu, merupakan para kader terbaik yang terseleksi.

“Sebagai politisi yang sudah dua periode berkiprah di DPRD Kota Tangerang Selatan, saya berkewajiban untuk menyampaikan hal yang berkaitan peran legislatif dengan pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sebab, untuk lima tahun ke depan akan ditentukan anggota legislatif yang terpilih dari Pemilu 17 April 2018,” ucap Moh Saleh Asnawi.

Disebutkannya, ada dana Rp 3,4 triliun yang merupakan hak rakyat yang harus direalisasikan pemerintah Tangerang Selatan dalam berbagai aspek pembangun. Tentunanya, hasilnya untuk kesejahteraan masyarakat. Berkelanjutannya sekolah gratis hingga SMA dan berobat gratis di Puskesmas akan tergantung pada kinerja anggota dewan yang terpilih nantinya.

Moh Saleh Asnawi menambahkan, semua Caleg PBB untuk Nuraeni sebagai salah satu yang terseleksi sebelumnya menyampaikan berbagai gagasan. Seperti mempriotaskan bidang pendidikan, kesehatan dan kesiapan lapangan kerja.

“Bahwa dengan memilih yang sudah terseleksi kompetenasi serta memiliki integritas yang baik berarti pemilih yang cerdas telah memikirkan kondisi Kota Tangerang Selatan di masa mendatang, yang hasilnya akan dirasakan anak cucu kita,”tambahnya.

Lebih jauh dikatakannya, tahun depan ada sebanyak Rp 5 Triliun yang dikucurkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemerintah pusat. Anggota legislatiflah yang akan menentukan akan digunakan untuk apa.

“Nasib masyarakat tergantung pada siapa yang kita pilih. Kalau dewan yang dipilih tidak amanah, regulasinya tidak berfihak pada masyarakat, maka anak-anak kita yang menjadi korban. Anak yang sakit tidak bisa terobati, anak yang mau sekolah tidak bisa bersekolah,” terang Saleh Asnawi.

Disebutkannya, hal ini merupakan hal yang miris. Sebab dana Pemerintah Kota Tangerang Selatan cukup digunakan untuk kepentingan rakyat dan cukup untuk anak-anak bisa bersekolah. sampai SMA.

Karenanya, Dewan Pembina PBB Kota Tangerang Selatan mengatakan pihaknya sangat selektif memilih kader yang dijadikan Caleg. Ketatnya memilih Kader, karena kalau sudah menjadi Anggota Legislatif akan mengatur anggaran untuk kesejahteraan rakyat. Harus memegang amanah dan jangan sampai disalahgunakan.

“Agar Caleg PBB bisa terpilih di pemilihan legislatif, ditargetkan angka 7000-12000 suara. Caleg yang terpilih adalah yang meraih suara terbanyak. Jangan sia-siakan suara. Kalau salah memilih dampaknya kepada anak anak kita. Kalau gagal bisa dosa sama anak-anak. Anak yang lepas sekolah pun seharusnya bisa dijamin kerja,” katanya.

Ditambahkan Dewan Pembina sekaligus Caleg PBB dari Dapil Kecamatan Serpong dan Kecamatan Setu ini, agar pemilu yang akan datang mendapatkan pilihan yang tepat, daripada suaranya jatuh kepada yang tidak ada jaminan, kenapa bukan diberikan kepada yang ada jaminannya.

“Jangan hanya gara gara dikasih uang Rp 200 ribu, bisa ganti pilihan. Untuk para Caleg PBB yang ada di Tangerang Selatan, insyaallah kami yang menjamin kemampuannya untuk menjadi wakil rakayat. Kalau tidak amanah sampaikan kepada kita,” pungkas Moh Saleh Asnawi.

EDY TANJUNG

Tags:

Leave a Reply