Operasi Cipkon, Jelang Natal dan Tahun Baru Polsek Pamulang Sita 300-an Petasan



Operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, Polsek mengamankan petasan atau mercon sebanyak 300 butir, Rabu (20/12/2018)

PAMULANG, TANGERANG | Menjelang perayaan natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Polsek Pamulang Polres Tangerang Selatan dibawah pimpinan Kapolsek Pamulang Kompol Endang Sukmawijaya, Rabu (19/12/2018), sekira pukul 18.30 WIB, telah mengamankan petasan atau mercon.

Mainan yang merupakan bahan peledak tersebut ditemukan di warung lapak pinggir jalan Aria Putra, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Menurut Kapolsek Pamulang, Kompol Endang Suknawijaya, pengamanan mercon atau petasan yang merupakan bahan peledak berjenis potasium merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.

“Kami amankan 3 gulung atau renceng petasan siap edar yang berisi sekitar 300 biji petasan,” ucap Kapolsek Pamulang.

Lebih jauh disebutnya, pada hari Rabu tanggal 19 Desember 2018 sekitar jam 15.00 WIB, tim unit Reskrim Polsek Pamulang dibawah Kanit Reskrim Iptu Roni Setyawan, telah melakukan Operasi Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru 2019 di pasar-pasar atau di tempat keramaian di wilayah hukum Pamulang.

“Yang diamankan khususnya petasan atau bahan peledak yang membahayakan,” imbuh Kompol Endang Sukmawijaya, Kamis (21/12/2018)

Tim Reskrim Polsek Pamulang, lanjutnya, pada saat melakukan operasi di warung lapak yang ada di pinggir jalan mendapatkan penjual kembang api yang menjual petasan. Petasan atau mercon disembunyikan di salah satu gerobak.

“Kemudian tim Serse kami melakukan penyitaan dan memberikan penjelasan serta peringatan kepada penjual kembang api tersebut, bahwa menjual petasan tersebut dilarang dan sangat membahayakan. Selanjutnya, penjual kembang api kami data dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Pamulang untuk nantinya dimusnahkan,” papar Kapolsek Pamulang.

Kompol Endang Sukmawijaya menuturkan, pihaknya telah mendata penjual kembang api yang kedapatan menyimpan petasan atau mercon. Setelah itu memberikan peringatan kepada penjual kembang api agar tidak menyimpan atau menjualnya.

“Disamping mengamankan barang bukti kami selalu berkordinasi dengan warga di sekitar tempat kejadian, agar tidak ada yang menjual atau menyalakan petasan atau mercon pada saat Natal dan Tahun Baru 2019,” tandasnya.

EDY TANJUNG

Leave a Reply