Hebatnya di Ciliwung, Warga Sediakan Fasilitas Parkir Khusus Tamu



Ruang parkir khusus bagi para tamu atau saudara mereka yang jauh dari luar kota di jalan Ciliwung, Kelurahan Karawaci Baru, Kacamatan Karawaci, Kota Tangerang

Tangerang — Warga masyarakat yang berada di RW 01 dan RW 07 Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, merasa seneng. Karena tempat tinggalnya tidak memiliki lahan luas untuk mobil, baik pribadi atau buat tamu selain di gang juga jalan tidak lebar.

Kini, telah tersedia ruang parkir khusus bagi para tamu atau saudara mereka yang jauh dari luar kota untuk memakirkan mobilnya dengan rasa aman,tidak kuatir dan tidak mengganggu warga lainnya.

Menurut mereka, sebelum ada kebijakan tersebut, sangat sulit mencari tempat parkir karena sudah ada mobil yang parkir dan terpaksa memakirkan mobilnya di toko atau di bahu jalan raya.

Adanya ruang parkir khusus tamu itu, terwujud atas perhatian dan kepekaan Ketua Komunitas Cyber(Ciliwung-Cibodas), Teguh Saniako terhadap keluhan para warga masyarakat sekitarnya.

“Alhamdulillah ada ruang parkir khusus bagi tamu atau saudara, kita jadi tidak was-was dan kuatir untuk memakirkan mobilnya. Terutama kepada Mas Teguh, terima kasih atas perjuangannya semoga apa yang dilakukannya Allah yang balas,” kata Ardianto warga Rt04/01 ketika mengantar saudaranya dari luar kota menuju parkir mobil di jalan Ciliwung raya.

Tamunya senang karena tidak lagi parkir di jalan raya dengan resiko tinggi serta mengganggu warga yang lain. Lanjut Ardianto, selain fasilitas parkir, jalan wilayah tersebut di garis dengan cat dan jalannya juga rapih dan bersih sehingga tertata rapih. Terutama penempatan mobil-mobil secara teratur meski ruang parkir tidak luas.

“Ide yang bagus dan insiatif mas Teguh perlu dicontoh. Saudara saya seneng dan betah, buktinya dia menginap karena merasa aman,” ungkapnya.

Sedangkan Teguh, merasa dirinya terpanggil terhadap persoalan parkir bagi warga di wilayah ini. Meski tidak punya mobil dan tempat parkir serta jalan yang tidak lebar (gang), tapi tamu atau saudaranya pasti punya mobil, persoalan muncul dalam hal ini.

“Kita dialog secara persuasif pada para warga yang mobilnya selalu parkir di jalan raya Ciliwung agar dikosongkan pada waktu yang telah di tentukan selama 2 (dua) hari, khusus bagi tamu warga,” katanya dengan semangat.

Alhamdulillah, para warga menghormati dan mematuhi kesepakatan itu tanpa adanya tegoran dan secara otomatis Sabtu dan Minggu jalan itu kosong untuk tamu.

“Inilah indahnya kebersamaan dalam berbagi rasa dalam menciptakan kedamaian yang kita harapkan, bukan apa yang kita harapkan kepada pemerintah tapi apa yang bisa kita bantu untuk kita dan semua,” tandasnya.

KIRIMAN MARTA

Leave a Reply