40 Kampus Lomba Mobile Campus Championship 2018, Segini Hadiahnya



“PUBG Mobile Campus Championship (PMCC) 2018”,

JAKARTA | BantenLink — PlayerUnknown’s Battleground Mobile (PUBG Mobile), sebuah game battle royale multiplayer online keluaran Tencent, akan menggelar
“PUBG Mobile Campus Championship (PMCC) 2018”, yaitu kompetisi e-sports untuk kalangan universitas terbesar di Indonesia.

sesi kualifikasi telah dimulai sejak 2 Desember 2018 dan berlangsung hingga 25 Januari 2019. Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 40 universitas dari lebih 15 kota di Indonesia.

Menurut Gaga Li, Country Manager PUBG Indonesia pada Senin 17 Desember 2018,
sesi kualifikasi akan dibagi menjadi tiga tahap; Kualifikasi Kampus, Kualifikasi Regional, dan Grand Final. Tahap paling awal, atau Kualifikasi Kampus akan memperebutkan hadiah hingga Rp 2 juta.

Lanjutnya, setiap sesi kualifikasi kampus akan memilih satu squad terbaik, dan total 40 tim dengan 8 tim yang memenuhi syarat online, akan bermain dalam format liga pada playoff. Sekitar 16 mahasiswa universitas Indonesia akan mewakili almamater mereka untuk berpartisipasi di Grand Final Championship. Pemain terbaik di Grand Final akan mendapat kesempatan untuk memenangkan lebih dari IDR 300 juta.

“Kompetisi ini kami susun agar dapat diikuti oleh semua kalangan. Karenanya, kami kunjungi setiap kota di Indonesia, untuk menemukan bakat-baru baru dengan semangat tinggi untuk memperkenalkan e-sports kepada khalayak yang lebih luas. Selain itu, kami percaya kompetisi ini bisa menjadi wadah untuk mereka menorehkan prestasinya di e-sports, termasuk membangun karier baru bagi generasi muda,” ujar Country Manager PUBG Indonesia, Gaga Li.

Diketahui, e-sports dan mobile gaming membuktikan kiprahnya lewat pertumbuhannya yang terus melesat, khususnya di kalangan milenial sebagai salah satu pasarnya yang terbesar. Sebuah penelitian dari Newzoo mengungkapkan bahwa 80 persen dari pendapatan aplikasi secara global akan berasal dari game.

Hasil penelitian, pendapatan dari aplikasi mobile mencapai lebih dari 50% dari pasar game global, atau US$ 137,9 miliar pada 2018. Asia Pasifik akan menjadi salah satu kontributornya yang terbesar, diperkirakan mencapai US$ 71,4 miliar, atau 52% total pendapatan game global.

“Sama halnya bidang karier lainnya, e-sports yang merupakan bagian dari industri kreatif, juga membutuhkan kemampuan soft skill. Kemampuan ini dapat diasah dan dikuasai lewat berbagai keterampilan. Melalui PMCC, kami juga mengajak para siswa untuk berpartisipasi aktif dalam membuat acara di kampus mereka serta merancang berbagai piala kejuaraan,” tambah Gaga Li.

Katanya, diadakan pertama kalinya di Indonesia, sebelumnya PMCC telah menarik perhatian di India, serta berbagai mahasiswa dari seluruh kota di Indonesia untuk mewakili negara pada kompetisi internasional yang paling dinanti-nantikan, PUBG Mobile Star Challenge (PMSC) 2018.

“Di rangkaian kejuaraan ini, kami tidak hanya membuka peluang baru untuk mengembangkan bakat generasi muda di e-sports, tetapi kami terlibat langsung lewat berbagai aktivitas dengan seluruh pemain dan audiens muda Indonesia.

“Kami yakin, cara terbaik untuk mengembangkan komunitas online yang loyal adalah lewat komunikasi langsung, termasuk secara offline, karena ini akan memberikan kesempatan lebih besar bagi mereka untuk berdiskusi dan mengumpulkan wawasan yang mendalam dari orang-orang yang lebih berpengalaman di bidang ini, “kata Gaga Li.

Tentang PUBG Mobile

PUBG MOBILE lahir dari PlayerUnknown’s Battlegrounds, fenomena battle royale PC dan Xbox One, yang mencuri dunia hiburan interaktif pada tahun 2017. Dalam permainan ini, 100 pemain akan masuk melalui parasut ke pulau terpencil berukuran 8×8 km untuk melakukan pertempuran di winner-takes-all-showdown. Tak hanya itu, pemain juga harus mencari dan mengumpulkan senjata, kendaraan, dan pasokan mereka sendiri, demi mengalahkan setiap pemain dalam medan pertempuran yang kaya visual dan taktis, apalagi di tengah zona bermain yang semakin menyusut.

IST/ED

Leave a Reply