Ayah Rispanel PKS Wafat, IKM Cara Adat Bawa Beras dan Telur Tanda Dukacita



Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rispanel Arya, foto bersama dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan Bunda Kandung Binong di kediamannya, Senin (10/12/2018)

Bapak-bapak Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan Ibu-ibu Bunda Kandung Binong, menyambangi kediaman Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Rispanel Arya atas meningganya M Arlies yang sakit dan lanjut usia, Senin (10/12/2012)

CURUG, KABUPATEN TANGERANG | BantenLink — Kediaman Anggota DPRD Kabupaten Tangerang di Perumahan Binong Permai Tangerang, Senin (10/10/2018) siang, diramaikan oleh kedatangan sejumlah warga. Ternyata Ikatan Keluarga Minang IKM dan Bundo Kandung Kelurahan Binong yang dikenal dengan urang awak Minang di rantau, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang berkunjung membawa beras, telur ayam dan dana sebagai tanda dukacita atas berpulang ke rahmatullah M Arlies yang merupakan ayahanda calon legilatif DPRD Kab Tangerang yang dicintai warga dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomor urut 1 dari daerah pilihan kecamatan Curug, Panongan dan Cikupa itu.

Menurut Ketua Ikatan Keluarga Binong, Havies kedatangan Bapak-bapak juga dIbu-ibu Bundo Kanduang, yang membawakan satu kantong beras dan telur beserta dana dukacita bukan untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat. Apalagi untuk berdemo pada calon legilatif dari Partai Keadilan Sejahtera nomor urut 1 dari daerah pilihan Kecamatan Curug, Panongan dan Cikupa. Tapi adalah untuk menyampaikan turut belasungkawa yang sedalam-dalam atas meninggalnya ayah Rispanel Arya yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta karena sakit.

“Kedatangan kami adalah untuk menyampaikan turut belasungkawa sedalam-dalamnya yaitu atas wafatnya ayahanda Rispanel Arya bapak M Arlies di Durensawit, Jakarta Timur pada Minggu tanggal 9 Desember 2018. Mohon maaf ya Pak Rispanel kami tidak bisa datang kesana dan hanya datang di Binong,” Ketua Ikatan Keluarga Minang ucap Havies.

Selain itu, Havies menyatakan IKM dan Bundo Kanduang Binong merupakan satu keluarga satu kampung dengan Rispanel Arya, merupakan tokoh masyarakat yang dicintai pula oleh seluruh masyarakat Binong.

“Untuk itu, kami yang tak bisa memberikan apa-apa hanya bisa turut berdoa untuk almarhum ayahanda Pak Rispanel Arya. Insya Allah beliau diampuni semua dosanya, diterima amal ibadah iman Islam-nya dan ditempatkan di tempat yang terindah di sisi Allah SWT, serta semua keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” ungkap Havies.

Ditambahkannya, adapun kedatangan Ikatan Keluarga Minang dan Bundo Kanduang dengan membawa beras telur dan dana,
tak lain hanya karena merupakan ada istiadat urang awak se-kampung jika ada dunsanak yang ditimpa kemalangan.

“Mohonlah Bapak Rispanel Arya sudi menerima bawaan kami urang minang sakampuang yang tidak ada artinya ini yaitu beras dan telur yang tidak banyak jumlahnya ini sebagai bentuk turut berduka cita keluarga. Bolehlah beras dan telur ini dimasak untuk dimakan keluarga, atau pun bisa diberikan lagi kepada orang lain, terlebih lagi untuk yang datang bertakjiah,” imbuh Havies dengan rendah hati.

Mendengar pengakuan Ketua IKM Binong, Rispanel Arya merasa terharu dan menanggapinya dengan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Ikatan Keluarga Minang dan Bundo Kanduang Binong, yang telah bersusah payah datang ke rumah membawakan beras, telur dan dana atas berpulang kerahmatullah ayahandanya.

Selain itu katanya, meninggalnya bapak M Arlies merupakan takdir terbaik yang diberikan Allah kepada almarhum yang sebelumnya sakit dan sudah cukup tua.

“Kebetulan hari ini saya ada Paripurna di DPRD Kabupaten Tangerang, sehingga bisa bertemu walau sekejap dengan bapak-bapak dan ibu-ibu Bundo Kanduang Binong karena nanti akan mengurus tahlilan atau takjiah di Jakarta. Tarimo kasiahlah kasadonyo atas bawaan beras dan telur ini. Meskipun sebagai adat istiadat urang minang di kampung, tapi bersyukurlah kita semua karena masih dilestarikan di perantauan,” beber Rispasnel Arya.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyampaikan menerima amanat tentang beras dan telur yang dibawa oleh Ikatan Keluarga Minang dan Bundo Kanduang.

“Insya Allah bisa untuk dimakan bersama-sama saat sedekahan dan tahlilan,” katanya.

Sementara itu Ketua Bundo Kanduang Binong, Yetty Chandra, di penghujung kunjungan membacakan doa untuk almarhum M Arlies, ayahandanya Rispanel Arya. Yetty Chandra mengajak semua yang hadir agar bersama-sama mengirimkan surah Al Fatihah untuk almarhum.

“Ya Allah, semoga kembalinya almarhum kepada-Mu dalam keadaan husnul khatimah. Ampunilah dosa-dosanya, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, maafkanlah dia, dan tempatkanlah di tempat yang mulia yaitu surga. Luaskanlah kuburannya, bersihkan dia dari segala kesalahan, berilah tempat tinggal yang lebih baik dari rumahnya di dunia, masukkan dia ke surga serta jagalah dia dari siksa kubur dan api neraka,” doa Yetty Chandra yang diaminkan bapak-bapak dan ibu-ibu Ikatan Minang dan Bunda Kandung.

Informasi yang diterima bantenlink.com, almarhum setelah dibawa dari Rumah Sakit Persahabatan M Arlies dibawa ke rumah duka sebentar di Perumnas Klender, jalan Bunga VI/I/227, RT 002/08, kelurahan Malaka Jaya Jakarta Timur sebelum dimakamkan pada ba’da Dzuhur

Tamu yang ingin menyampaikan belasungkawa pun bisa datang bisa Jalan Bunga Rampai Raya No 38, RT 01/RW 06, Malaka Jaya, Durensawit, Kota Jakarta Timur.

Almarhum M Arlies ayahanda Rispanel Arya disholatkan di mesjid At Taqwa, pada kemarin siang ba’da sholat zuhur, setelah sebelumnya dari pagi hingga siang hari disemayamkan di rumah duka.

EDY TANJUNG

Leave a Reply