Masjid Nurul Huda Cibarengkok Butuh Dana untuk Rampungkan Pembangunan



Ketua Pembangunan H Tatang Abdullah berfoto di depan Masjid Jami’ Nurul Huda, kampung Cibarengkok, desa Peusar, kecamatan Panongan yang sedang dikerjakan, Sabtu (1/12/2018)

PANONGAN, KAB TANGERANG | BantenLink — Masjid Jami’ Nurul Huda di kampung Cibarengkok, desa Peusar, kecamatan Panongan, kabupaten Tangerang, saat ini sudah dapat menampung jamaah sebanyak 800 orang. Semakin hari semakin indah penampilannya, dan jamaah yang datang untuk sholat di sini pun semakin banyak. Namun karena masih dalam. tahap pengerjaan, membutuhkan dana bantuan dari masyarakat untuk melanjutkan pembangunannya.

Menurut H Tatang Abdullah, selaku tokoh masyarakat dan ketua pembangunan Masjid Jami’ Nurul Huda, tempat ibadah wajib umat Islam yang berada di tepi jalan desa Peusar, baik dari maupun menuju ke pusat pemerintahan Tigaraksa itu, saat waktu tertentu selalu ramai oleh warga setempat maupun warga yang lewat mampir untuk sholat. Otomatis membutuhkan biaya untuk perbaikan sarana dan prasarana maupun untuk perawatannya.

Dikatakan ketua DKM Nurul Huda yang juga Kepala SDN Serdangkulon 2 ini, semula bangunan masjid kondisinya sangat sederhana, dan daya tampungnya pun tidak terlalu banyak. Namun sekitar wilayah masjid semakin ramai, dirinya bersama tokoh dan masyarakat dengan swadaya masyarakat sepakat untuk memperbaiki kondisi masjid secara bertahap agar lebih baik bangunannya dan bisa menjadi ikon kampung Cibarengkok yang sarat dengan nilai-nilai religi islami.

“Alhamdulillah sejak masjid jami’ Nurul Huda mulai dirombak total di awal tahun 2017, secara perlahan-lahan namun pasti banyak perubahan yang membuat ummat Islam semakin bergairah untuk sholat di mesjid ini. Sekarang pembangunannya pun masih terus dilaksanakan, dan sudah mencapai tahap selesai 65 persen. Oleh karena itu panitia masih terus mengulurkan tangan pada para dermawan dan donatur agar pekerjaan berlanjut hingga bisa rampung 100 persen,” paparnya pada bantenlink.com, Sabtu (1/12/2018).

Ditambahkan H Tatang Abdullah, adapun target penyelesaian masjid diperkirakan hingga awal tahun 2020. Perhitungannya, hingga bulan Januari 2019 proses pembangunan kembali masjid jami’ Nurul Huda baru dua tahun dilaksanakan. Namun begitu, kondisi mesjid sampai saat sekarang ini sudah terlihat lebih baik dan lumayan rapi serta artistik dengan corak dan arsitektur bangunan bergaya mesir.

“Masjid jami’ Nurul Huda Cibarengkok sendiri berada di atas lahan lebih kurang 1200 meter persegi. Seluas kira-kira 600 meter persegi dibuat untuk bangunan dua lantai yang bisa memuat sekitar 800 jamaah sholat sekaligis. Kondisinya mengarah pada tahap pengerjaan finishing-nya. Selesai itu barulah pengerjaan pada tahap berikutnya, yakni pengerjaan tempat wudhu’ dan juga pembangunan empat tiang menara,” lanjut Tatang Abdullah lagi.

Dirinya selaku ketua bersama panitia pembangunan mesjid berharap, dengan adanya amal jariah dari zakat, infaq dan shodaqoh berkelanjutan, atau dalam bentuk bantuan bahan bangunan dari dermawan atau pun donatur, diharapkan pembangunan masjid jami’ Nurul Huda, kampung Cibarengkok, desa Peusar, kecamatan Panongan, kabupaten Tangerang akan bisa berjalan lancar dan selesai sesuai waktu yang direncanakan, sehingga bisa menjadi masuk kategori mesjid yang makmur.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply