Polisi Ciduk Satu Lagi Tersangka Pembunuh Pengemudi Grab di Banjarnegara



Kombes Pol Sabilul Alif memberikan keterangan pers terkait pembunuhan pengemudi mobil online di Mapolresta Tangerang, Senin (12/11/2018)

TIGARAKSA,TANGERANG | BantenLink -– Polresta Tangerang menyiduk REH (22), terduga pelaku kedua pembunuhan pengemudi mobil online di kali Cadas, Kabupaten Tangerang, Senin (12/11/18), di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyebutkan para pelaku terancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Pasal itu diterapkan berdasarkan hasil penyelidikan yang menunjukkan para tersangka sudah merencanakan aksi dengan matang,” kata Sabilul, Senin (12/11/2018).

Para tersangka, lanjutnya, sudah menyiapkan pisau, tali penjerat, karung, dan bahkan batu yang digunakan sebagai pemberat pertanda aksi para tersangka sudah direncanakan.

“Semua tersangka adalah tersangka utama. Hal itu, kata dia, berdasarkan pengakuan para tersangka yang melakukan tindakan terencana,” tambahnya.

Para tersangka, katanya lagi, ada yang menghunuskan pisau, mencekik korban, dan memegangi. Kesemuanya berperan sebagai tersangka utama.

Terkait motif para tersangka, kata Sabilul lagi, tersangka melakukan perampokan mobil. Setelah itu menghubungi penadah, namun tidak bisa dihubungi.

Karena itulah, lanjut dia, para tersangka meninggalkan mobil di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

“Para tersangka hanya membawa telepon genggam korban dan dompet,” terangnya.

Dari pemeriksaan para tersangka mengakui nekat melakukan aksi itu karena kebutuhan ekonomi. Polisi pun terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan para tersangka terhubung ke sindikat spesialis perampok taksi online.

“Para tersangka diperiksa intensif dan dikonfrontir untuk mendapatkan keterangan sebagai bahan pengembangan kasus ini,” tandasnya.

Kapolres mengungkapkan, motif sementara para pelaku, ingin memiliki kendaraan dengan cara merampas.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung yang mengatakan, tersangka menikam korban di Jakarta Utara, daerah Teluk Gong.

Kemudian mayatnya dibuang di wilayah Pasarkemis dan mobilnya ditemukan di Pakuhaji.

“Dalam perjalanan para tersangka mengikat leher korban dengan pemberat batu. Sangkaannya, pembunuhan berencana dan junto pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman penjara seumur hidup. Satu pelaku inisial RLP, masih kita buru,” tandasnya.

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply