SDN Medang Lomba Adiwiyata, Melangkah sebagai Sekolah Berbasis Lingkungan Hidup



SDN Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang


Kegiatan penilaian lomba Sekolah Adiwiyata

TANGERANG, BantenLink — SDN Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, di bawah pimpinan H Nabhani menjadi salah satu sekolah yang menerapkan pendidikan berbasis lingkungan hidup. Untuk itu telah melakukan perlindungan lingkungan hidup dan pengelolaan lingkungan hidup yang merubah perilaku, serta pengintegrasian lingkungan hidup di lingkungan sekolah.

Salah seorang guru senior SDN Medang, Warsana, mengatakan sekolahnya sedang mengikuti lomba Sekolah Adiwiyata. Menurutnya, SDN Medang sebagai satu komunitas pendidikan, memberikan kontribusi sangat penting bagi pengelolaan lingkungan hidup.

“Sekolah berpredikat Adiwiyata, diharapkan menjadi tempat yang baik dalam menimba ilmu pengetahuan, dengan berbagai norma, etika, sebagai dasar menuju terciptanya kesejahteraan hidup manusia dalam menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, diadakan kegiatan pembinaan, penilaian, dan pemberian penghargaan Adiwiyata kepada sekolah. Terpilihnya SDN Medang sebagai sekolah tempat mereka mengabdi dalam lomba Adiwiyata, karena selama ini, karena telah secara intensif dan partisipatif berkomitmen serta bekerja keras untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan hidup.

“Sekolah kami baru saja dalam tahap penilaian lomba Sekolah Adiwiyata dari Dinas Lingkungam Hidup Kabupaten Tangerang. Diuaulkan ikut lomba telah berpartiaipasi, mengembangkan pendidikan lingkungan hidup yang terencana, konsisten dan terstruktur,” ujar Warsana, Rabu (31/11/2018).

Dikatakannya, ada sebanyak empat komponen yang dilombakakan untuk menjadi Sekolah Adiwiyata. Yakni kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana prasarana pendukung ramah lingkungan.

“Dalam penilaian dilakukan seleksi dokumen pendorong tumbuhnya Sekolah Adiwiyata dengan tata kelola baik. Pemberikan pembelajaran pada warga belajar untuk bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” imbuhnya.

Lebih jauh disebutkannya, pengelolaan lingkungan yang dikembangkan SDN Medang seterusnya seperti pembuatan biopori, sumur resapan, penghijauan, pembibitan TOGA, pengomposan, pengurangan dan pemilahan sampah.

“Di sekolah kami mengelola lingkungan hidup dengan mengembangkan dan mendorong lahirnya generasi peduli dan berbudaya lingkungan,” jelasnya.

Ditambahkannya, tahapan pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata, mulai pengusulan, seleksi kelengkapan administrasi, dan penilaian dokumen sesuai dengan kriteria Adiwiyata yang ditentukan Dinas Lingkungan Hidup dan dinas terkait.

“Kami berharap bisa berprestasi secara setahap demi setahap dengan diadakannya lomba Sekolah Adiwiyata ini. Tapi yang terpenting, warga sekolah harus semakin peduli, berbudaya lingkungan dan berkarakter cinta lingkungan,” tandasnya.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply