Kompol Luckyto Jadi Kapolsek Serpong Usai Tujuh Bulan Pimpin Kelapadua



Kompol Stephanus Luckyto Andri Wicaksono SH SIK dan Kompol Deddy Kurniawan SIK MM seusai malam pisah sambut Kapolsek Serpong Polres Tangerang Selatan

SERPONG, TANGERANG | BantenLink –Setelah mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Serpong dari sebelumnya memimpin selama tujuh bulan di Polsek Kelapadua, Kompol Stephanus Luckytho Andri Wicaksono SH SIK bertekad meneruskan program-program kerja Kapolsek Serpong yang lalu, Kompol Deddy Kurniawan SIK MM.

“Barometer keberhasilan Kompol Deddy Kurniawan, bagi saya, selama beliau bertugas di Polsek Serpong tidak ada gangguan kamtibmas yang menonjol dan terjalin sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat serta stakeholder. Jika ada persoalan di masyarakat, selalu mendapatkan solusi. Inilah yang merupakan merupakan kunci keberhasilannya,” puji Kompol Luckyto tentang Kompol Deddy saat diwawancara bantenlink.com, Rabu (31/10/2018).

Pada malam pisah sambut dirinya dan Dedy Kurniawan yang dihadiri Kapores Tangsel AKBP Ferdy Irawan, para Kapolsek, anggota polisi dan Bhayangkari se-Polres Tangsel, suami Indah Yunita Sari Nugroho yang mengaku disamping keberhasilan lelaki ada perempuan yang hebat ini, berharap bisa mempertahankan kondisivitas masyarakat Serpong yang telah diraih, meskipun penduduknya mencapai 270 ribu. Jauh lebih besar dari penduduk wilayah hukum Polsek Kelapadua yang hanya memiliki 100 ribu orang

8

“Selama ini situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayah yang kompleks dan dinamis wilayah hukum Polsek Serpong tidak ada yang menonjol. Menjadi kehormatan luar biasa bagi saya bisa menjadi Kapolsek Serpong. Namun saya sebagai Kapolsek Serpong yang baru tidak bisa bekerja sendiri dan berharap dukungan, kerja sama, partisipasi dan kontribusi dari seluruh elemen masyarakat sebagai pelindung, pengayom masyarakat, pemelihara kamtibmas sekaligus,” tambah warga Bintaro, Pondokaren, yang kini bertugas tak jauh dari kediamannya.

“Tantangan saya ke depandengan banyaknya jumlah penduduk di wilayah hukum Polsek Sepong lumayan berat yang hanya memiliki 100 personil polisi. Jadi satu orang polisi harus mengamankan 27 ribu anggota masyarakat. Sedangkan polisi tidak mungkin menjaga keamanan seorang diri,” sambung Kompol Luckytho lagi.

Diharapkannya, rekan-rekan mitra Polsek Serpong dan masyarakat dapat tetap berperan aktif dan terus menjalin silaturahmi. Dengan demikian, katanya lagi, insyaallah semua masalah ada solusinya.

“Saya sering mengatakan kepada anggota polisi sewaktu masih di Polsek Kelapadua, ada meme yang sepele tapi maknanya sangat luar biasa tentang masalah kehilangan sandal di mesjid. Tapi masalah kalau sandal anda tidak ada di mesjid. Tetkait cerita tersebut pihak kepolisian tidak hidup di ruang hampa ketika terjadi permasalahan di masyarakat,” ungkap Kompol Luckytho.

Disebutkannya, persoalan yang terjadi di masyarakat merupakan hal yang lumrah. Sama halnya yang puluhan tahun berumah tangga tak mungkin tanpa masalah. Tapi khusunya dalam masalah-masalah sosial akan menjadi masalah besar jika polisi tidak hadir.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply