Polsek Cisoka Ciduk Tiga Pengedar Sabu Jaringan Lapas, Seorang Kabur



Tiga tersangka pengedar sabu yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Cikupa, Sabtu (27/10/2018)

CISOKA, TANGERANG | BantenLink — Sebanyak tiga orang diduga pengedar narkotika jenis sabu yang bersumber dari jaringan lembaga pemasyarakatan, Sabtu (27/10/2018) diringkus unit Reskrim Polsek Cisoka Polres Kota Tangerang.

Menurut Kapolsek Cisoka, AKP, penangkapan ketiga tersangka pengedar narkoba tersebut setelah menerima laporan masyarakat bernama Fz, akan ada transaksi narkoba di depan Indomaret Talaga, Raya Cisoka-Cangkudu, Kampung Talaga RT 002/001, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

“Tim Reskrim Polsek Cisoka dipimpin Kanit IPTU Sitta M Sagala SH, setelah menerima laporan, langsung melakukan penyelidikan dan memergoki seseorang yang mencurigakan di depan. Indomaret Talaga. Waktu akan ditangkap pengedar itu mau melarikan diri. Saat ditangkap diketahui bernama Dd (42). Dari kirinya yang seperti mau membuamg sesuatu, diamankan 1 buah lipatan lakban hitam yang didalamnya terdapat 2 buah plastik bening yang diduga adalah narkotika jenis sabu,” beber Uka Subakti pada bantenlink.com pada Minggu (28/10/2018).

Ditambahkannya setelah penangkapan Dd dibawa ke Polsek Cisoka untuk pemeriksaan. Dari pengakuannya, barang Narkotika tersebut berasal dari temannya Kj (35) yang beralamat di Kampung Selapajang, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka. Atas informasi Dd tersebut pada jam. 21.30 WIB polisi langsung mengejar dan menyiduknya yang akan kabur dari rumahnya.

“Saat dilakukan penggeledahan di kediaman Kj ditemukan satu bong alat penghisap sabu yang terbuat dari botol minuman Yakult lengkap dengan 2 sedotan dan pipet kacanya. Selain itu, didapati sebuah korek api, lakban warna hitam, dan 1 buah dompet kecil yang berisikan 3 buah plastik bening yang disiapkan untuk membuat paketan sabu,” tambah Kapolsek Cisoka.

Menurut keterangan Kj, lanjut Uka Subakti, pengedar sabu tersebut mendapatkan sabu dari seseorang Kr (24) yang tinggal di Kampung Picung, Pamatang, Tigaraksa. Setelah dilakukan pengembangan dan pengejaran terhadap Kr, akhirnya jam 22.30 WIB Kr ditangkap di depan rumahnya. Hasil penggeledahan dari Kr didapat 1 unit handphone merk Nokia warna putih yang berisikan pesan singkat pemesanan transaksi sabu dari temannya.

“Tersangka Kr menyebutkan, barang jenis sabu tersebut didapat dari Dyang saat dilakukan penangkapan melarikan diri. Menurut keterangan Kj dan Kr, mereka mendapatkan sabu dari terpidana Gl yang merupakan jaringan Lapas,” tandasnya.

EDY

Leave a Reply