Peringati Sumpah Pemuda, Habib Luthfi Tausiah di Doa dan Shalawat Cirarab



Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya

[caption id="attachment_10970" align="alignleft" width="3264"] KH Oji Madroji

Pasukan Banser pada Tabligh Akbar di Cirarab

LEGOK, TANGERANG | BantenLink — Doa dan sholawat untuk persatuan bangsa menghadirkan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, digelar di lapangan Serang, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat 26 Oktober 2018.

Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya hadir pada pukul 23.30 WIB, yang disambut dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama.

Dalam kesempatan itu Habib Luthfi menyampaikan, awalnya ada kekhawatiran, namun perlahan mereda, hatinya tenang karena banyaknya yang hadir dan masih bersatunya umat Islam dalam tabligh akbar.

“Semoga kita tetap bersatu seperti pendahulu Indonesia dengan dihiasi kalimah lailahaillallah, yang bukan hanya sekedar label tapi ada di hati sanubari,” pesan Habib Luthfi.

Pada bagian lain dinasehatinya, walau berbeda-beda, siapapun presidennya, apakah akan memilih nomor satu satu umat Islam. jangan sampai diadu domba dengan hoax. “Jangan ini dipelitir,” pinta Habib Muhammad Luthfi

Acara dimulai pukul 19.00 WIB hingga tengah malam itu ditandai dengan pembacaan ayat suci Alquran dan Pancasila. Juga diisi dengan penampilan musik marawis oleh pemuda Desa Cirarab. Bahkan grup marawis dari Ponpes Miftahul Khaer dari Kecamatan Curug yang menyajikan lagu-lagu bernuansa shalawat dan cinta kebangsaan.

Menurut Ketua Panitia, Nur Zein Bustomi, kegiatan tabligh akbar sekaligus dalam memperingati Sumpah Pemuda 1928. Hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Provinsi Banten Muhlis, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Supriadi, unsur pimpinan TNI/Polri, tokoh masyarakat dan pemuda, Muspika Legok, alim ulama, para Kades dan masyarakat Legok dan sekitarnya.

“Tabligh akbar diadakan sekaligus dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dihadiri tokoh, masyarakat dan pemuda. Semoga silaturahmi mendapatkan maghfiroh bagi kkita semua. Saya merasa terharu, bangga, biasanya perayaan diisi dengan dangdutan.

Tapi ini dilaksanakan positif dengan mengadakan tabligh akbar, pengajian bersama yang diisi tausiah Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Kami menghimbau jamaah agar bersama-sama dengan niat tolabul ilmi karena hukumnya wajib,” beber panitia acara dalam sambutannya.

Ketua MUI Legok, H Oji Madroji dalam kata sambutannya mendoakan agar perjalan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yang sedang dalam perjalanan mendapat kelancaran sampai ke tempat tabligh akbar.

“Meskipun acaranya tingkat desa tapi seperti acara tingkat kabupaten saja ramainya. Selain itu, kita patut bangga peringatan sumpah pemuda diisi tabligh akbar. Kalau dulu peringatan Hari Kemerdekaan apalagi Sumpah Pemuda hampir dimana-mana diisi dengan dangdutan. Sekarang diisi dengan tablih akbar,” ungkap Ketua MUI. Legok, H Oji Madroji.

Ditambahkannya, betapa dalam menyebarkan Islam dengan indah karena diisi dengan pengajian yang bagus. Semoga bisa menjadi contoh bagi pemuda lain yang mengisinya dengan tabligh akbar.

“Dengan mengikuti tabligh akbar, semoga kita semakin cinta dengan ulama dan habaib. Berdasarkan Alquran, dikenal sejarah Al Kahfi, yaitu gerakan tujuh pemuda dengan anjingnya berjuang bersama melawan Raja Dikianus. Sedangkan di Indonesia, katanya lagi, ada 8 pelapor pemuda Islam muda,” cerita Ojo Madroji.

Lebih jauh sambutannya, kata nabi saat kedatangan Islam, jangan nanti Islam tinggal nama, Alquran tinggal tulisan “Maka mari menyiarkan Islam dalam setiap acara peringatan kebangsaan,” tandasnya.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply