Tim SAR Temukan Jasad Korban di Kedalaman 30 Meter Galian Pasir Cisauk



Jasad Muhammad Ilham yang tenggelam di salah satu danau bekas galian pasir di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk yang ditemukan tim SAR gabungan, Minggu (21/10/2018)

CISAUK, TANGERANG | BantenLink — Jasad Muhammad Ilham (17), pemuda yang tenggelam pada Sabtu (20/10/2018) pukul 14.00 WIB di danau bekas galian pasir di belakang Perumnas Suradita, RT 017/004, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, akhirnya ditemukan pada Minggu, 21 Oktober 2018 jam 09.00 WIB.

Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha, menyebutkan korban tenggelam itu ditemukan di sekitar tempatnya memutuskan berenang setelah rakit yang ditumpanginya tidak bisa bergerak akibat melawan angin yang tiba-tiba datang.

“Setelah ditemukannya jasad Muhammad Ilham yang merupakan putra Zaenal Abidin dan Menik beralamat Griya Suradita Indah (Korpri) Blok P 8 No 4 RT 10/09 Desa Suradita ini, pada pukul 21.10 WIB korban di tengah danau tidak jauh dari lokasi korban tenggelam pada kedalaman sekitar 30 m, korban langsung di bawa ke rumah orang tuanya, dan di makamkan malam itu juga di pemakaman warga Perumnas yang berlokasi di Kampung Cibadak RT 006/002, Desa Suradita,” beber Kapolsek Cisauk.

Disebutkannya, pencarian dilakukan tim SAR, terdiri dari 15 Personil Den Bravo dibawah pimpinan Kapten Zainal, 3 anggota Koramil Legok pimpinan Danramil Legok di bawah Kapten Inf Dwi Saputro, 5 Personil Polsek Cisauk pimpinan Ipda H Gunawan, 8 personil BPBD Kabupaten Tangerang pimpinan H Darda Khadafi SH dan 6 personil Basarnas Kabupaten Tangerang pimpinan Rizki.

“Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan alat selam dari kesatuan Den Bravo, Rumpin, Kabupaten Bogor dan perahu karet dari BPBD Kabupaten Tangerang. Evakuasi korban berjalan aman dan lancar,” terang Fredy Yudha.

Ditambahkannya, atas diemukannya Mayat Muhammad Ilham, pihak keluarga Muhammad Ilham menyatakan kejadian tersebut adalah murni sebagai musibah. Untuk itu, sudah membuat surat Pernyataan tidak akan menuntut ke pihak mana pun dan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan visum dalam maupun luar di tubuh korban tenggelam itu.

Tenggelam Berakit di Danau Galian Pasir

Catatan bantenlink.com pencarian atas laporan teman korban, Dekuh, (14), Andre Sukmaya, (15), Ardian (15), Pijay, (15), dan Sahrul Perdiansyah, (15) kelima-limanya pelajar juga beralamat di Desa Suradita, pada Sabtu, 20 Oktober 2018 sekira pukul 14. 00 WIB menyebutkan sempat menjemput korban. Mereka kemudian bermain rakit di danau bekas galian pasir. Namun sampai di tengah danau, karena melawan arah angin, rakit tidak dapat bergerak dan tak bisa menepi, sampai akhirnya korban dan temen temennya memutuskan lompat untuk berenang.

Sayangnya Muhammad Ilham kelelahan untuk berenang ke pinggir danau dan akhirnya tenggelam. Meski sempat ditolong temannya bernama Pijay, akhirnya tidak dapat menyelamatkan nyawa temannya.

Pada pukul 18.00 WIB, Muhammad Ilham yang tenggelam di danau akhirnya disampaikan pada orang tuanya dengan mengantarkan pakaian korban ke rumah orang tuanya. Pada pukul 19.50 WIB keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Cisauk, yang selanjutnya ditangani dan dilakukan pencarian.

EDY

Leave a Reply