Polres Tangsel Lumpuhkan 3 Pelaku Pencurian di The Icon BSD



TANGSEL | BantenLink — Tiga dari empat orang anggota kelompok pencuri berasal dari Purabalingga yang beraksi di rumah mewah berhasil diringkus Tim Vipers Polres Tangerang Selatan.

Kelompok ini telah beraksi puluhan kali di Tangerang Selatan. Namun akhirnya Polres Tangerang Selatan dibawah komando AKBP Ferdi Irawan dengan Kasat Reskrim AKP Alexander harus melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan penembakan pada ketiga kaki para pelaku, karena melawan saat akan diamankan

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, Senin (2210/2018) pada Pukul 10.00 WIB di Lobby Mako Polres Tangerang Selatan, mengatakan
Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap dugaa tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 363 KUHPidana yang dilaporkan Irwan Dahlan dengan Laporan Polisi Nomor 897/K/IX/2018/SPKT/ResTangsel Tanggal 20 September 2018. Kejadian di Cluster The Caspia Blok B3/46 Kelurahan Sampora Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang

Selain itu Calvin Kurniawan membuat Laporan Polisi Nomor 898/K/IX/2018/SPKT/ResTangsel Tanggal 20 September 2018 tentang rumah di Cluster Caspia B2 No 25, The Icon BSD, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang

Pelapor lainnya, Indra, membuat Laporan Polisi Nomor 153/K/II/2018/Sek Kelapa Dua Tanggal 28 Pebruari 2018 pencurian dengan pemberatan di Gading Serpong Sektor 7 B Blok DD, Curugsangereng, Kelapa Dua.

Tersangka yakni Siyam, Purbalingga (38) asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah dalam dugaan tindak pidana yakni masuk kedalam rumah para korban dengan cara memanjat tembok. Kemudian mencongkel jendela dengan menggunakan obeng, linggis kecil. Dari rumah korban tersangka mengambil barang-barang beharga milik seperti laptop, handphone dan barang berharga lainnya.

Siyam mengatur semua rencana pencurian tersebut dan mengajak tersangka lainnya Darmin (26) asal Purbalingga, Nana (28) asal Purbalingga dan Dul dalam pencarian orang untuk melakukan pencurian tersebut. Sedangkan Darmin ikut memenjat tembok pagar rumah para korban namun tidak ikut masuk kedalam rumah melainkan mengawasi keadaan sekitar rumah korban. Dirinya membawa barang hasil curian keluar bersama tersangka lain.

Sedangkan tersangka Nana berperan menjemput tersangka lain untuk melarikan diri setelah selesai menguras isi rumah. Sementara Dul juga berperan menjemput para tersangka setelah selesai melaksanakan tindak pidana pencurian dan pemberatan.

Dari tangan tersangka polisi menyita 2 buah Laptop Merk Lenovo hitam beserta charge, sebuah hansphone merk Xiaomi Redmi Note 3 warna Gold, 1 unit motor merk Honda Beat warna hitam, TV Layar Datar 32 inci dan 50 inci, shower dan keran air dan puluhan MCB, puluhan obeng dan berbagai linggis kecil.

Dalam menjalankan aksinya, Siyam datang ke rumah Irwan Dahlan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan Honda Beat. Siyam bersama Darmin kemudian masuk ke dalam rumah Irwan dengan memanjat tembok pagar lalu mencongkel jendela.

Sedangkan tersangka Nana dan Dul menunggu kabar dari jauh.

Siyam masuk ke dalam rumah melalui jendela sedangkan Darmin menunggu di luar rumah sambil mengawasi sekitar. Saat itulah Siyam mengambil barang berupa 2 buah Laptop, 1 buah TV, 1 buah HP dan kartu kredit CIMB Niaga

Setelah para pelaku berhasil pada tkp pertama selanjutnya para pelaku datang ke TKP kedua dan 2 pelaku masuk kedalam rumah dengan cara yg sama yaitu memanjat tembok pagar lalu mencongkel jendela sementara tsk SUPRI dan tsk DUL menunggu dari jauh,

Kemudian tsk SIYAM kembali masuk kedalam rumah sedangkan tsk DARMIN menunggu diluar rumah untuk memastikan keadaan aman dan tsk SIYAM mengambil barang berupa 1 buah TV, 2 buah HP, 2 buah Laptop dan dompet berisikan uang 200.000,-

Kemudian setelah dari tkp 2, maka para pelaku pergi ke tkp 3 (tidak jauh dari tkp 1 dan 2) dan melakukan perannya masing-masing seperti pada tkp 1 dan 2 dan barang yang diambil adalah berupa perlengkapan kamar mandi (shower, keran dll).

Barang- barang hasil curian terbut dibawa kekontrakan Siyam yang ada di daerah Beji Kota Depok dan dibagi-bagi. Catatan kepolisian, pekerjaan mencuri dilakukan para tersangka berulang-ulang pada puluhan tempat kejadian perkara yang lain.

Setelah adanya pelaporan, polisi penangkapan ketiga tersangka, melakukan pencarian dan melakukan kordinasi dengan satuan kerja lainnya, mencari barang-barang bukti termasuk Dul

EDY

Leave a Reply