Caleg PDIP Marinus, Nobalazi dan Relawan Fasilitasi Pengobatan Gratis di Rancaiyuh



Marinus Gea dan Nobalazi Gulo berfoto bersama relawan medis seusai menyelenggarakan pengobatan gratis di desa Rancaiyuh, Panongan, Kab Tangerang, Minggu (14/10/2018)

PANONGAN TANGERANG | BantenLink — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Caleg DPR RI nomor 4 Marinus Gea, bersama Nobalazi Gulo Caleg DPRD Kabupaten Tangerang nomor 7 dari partai yang sama dan beberapa relawan medis, Minggu (14/10/2018), menyelenggarakan bakti sosial.

Keduanya bekerjasama dengan salah seorang bidan desa dan beberapa tenaga kesehatan menyelenggarakan pemeriksaan dan pengobatan gratis di RT 12 RW 3, Kampung Rancaserdang, Desa Rancaiyuh, Kacamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Saat dimintai keterangan, Marinus Gea wakil rakyat di Komisi IX DPR RI, yang juga Caleg dari Dapil Banten III Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, mengarahkan wawancara kepada Nobalazi Gulo.

“Wawancaranya ke Pak Nobalazi saja ya, karena saja ada kegiatan lain di desa Serdangkulon, Panongan,” kata Marinus Gea yang sebelumnya bersama Nobalazi Gulo dan beberapa warga sempat selfie bersama dan berpesan agar di-upload di Facebook. Tak itu saja, Marinus juga sempat tampak meminta doa agar bisa kembali menjadi wakil rakyat kepada tokoh masyarakat.

Nobalazi Gulo saat diwawancarai dalam keterangan menjelaskan, bakti sosial dilaksanakan yang ke-17 kali itu diikuti sebanyak 250 warga.

“Kegiatan dilaksanakan berdasarkan usulan melalui bidan desa dalam rangka melayani kesehatan dan mendekatkan diri kepada warga. Juga sebagai aksi sosial bersama agar program pemerintah lebih menjangkau masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahannya bakti sosial pengobatan gratis sebagai bentuk perjuangan bersama masyarakat. Merupakan yang ke-17 dilaksanakan secara gratis, dengan tenaga medis dan dokter dari RSU Siloam yang bekerja secara sosial.

“Saya berharap agar kegiatan yang sama bisa ditingkatkan dan bisa lebih banyak turun ke masyarakat. Terutama, kegiatan ini dalam menyukseskan program pelayanan kesehatan dari pemerintah yang lebih menjangkau masyarakat desa,” terang Nobalazi Gulo.

Saat ditanyakan terkait penyakit yang diperiksa dan mendapatkan pengobatan, Nobalazi menyebutkan hampir rata-rata yang diagnosa dan diberikan pengobatan merupakan penyakit umum atau ringan.

“Namun kalau ada yang penyakitnya parah, sebagai mitra kita minta terus memantaunya, dengan adanya kerjasama dengan tenaga kesehatan. Termasuk mengarahkan memasilitasi yang sakit untuk dapat menggunakan BPJS,” pungkasnya.

Senada, Kades Rancaiyuh mengatakan kegiatan bakti sosial yang merupakan kerjasama dengan berbagai pihak ini sangat bermanfaat dilaksanakan di wilayahnya.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dalam mengobati penyakit. Kita harapkan kegiatan semacam ini bisa berkesinambungan,” ujar Kades Suherman.

Sementara itu, Ketua RT 14 RW 04, Sesa, di sela acara mengatakan, kegiatan dilaksanakan di kediaman Wawan, yang merupakan adik dari Kades Rancaiyuh, Suherman.

“Yang datang berobat pada bakti sosial pengobatan gratis ini berasal dari lingkup RW 03 dan RW 04 yakni RT 12, 13 dan 14,” jelas ketua RT Sesa.

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply