Murid SMP Dirghantara Gembira Bisa Pakai Smartphone Saat Ujian



Penilaian Tengah Semester (PTS) di SMP Dirghantara Kabupaten Tangerang. Peserta didik diperbolehkan menggunakan smartphone. Foto diambil Selasa (9/8/2018)


KAB TANGERANG | BantenLink — Suasana gembira dan penuh ceria tergambar dari raut wajah peserta didik SMP Dirghantara, Legok, Kabupaten Tangerang yang sedang menerapkan ujian berbasis komputer, Selasa (9/10/2018).

Jika pada kegiatan belajar mengajar (KBM) murid-murid dilarang membawa smartphone ke sekolah, namun, pada saat penilaian tengah semester (PTS) kali ini peraturan tersebut tidak berlaku. Para murid malah disuruh untuk membawa dan menggunakan android.

Aden SPD selaku Kepala SMP Dirghantara mengakui pihak guru menyuruh para siswa agar membawa handphone saat ujian. Pasalnya menjadi alat yang dimiliki hampir seluruh siswa. Smartphone pun pengganti laptop atau notebook untuk menyelesaian soak-soal ujian.
“Kami menerapkan perkembangan information technology (IT) pada PTS. Tentunya juga untuk pembiasaan dalam menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) nantinya. Syukurnya, membuat peserta didik gembira memghadapi ujian,” tutur Aden pada bantenlink.com

Ditambahkannya, pemanfaatan smartphone sebagai adopsi inovasi yang mutlak diikuti anak didik. Dengan smartphone, lanjutnya, ujian dan penilaiannya menjadi lebih mudah, cepat dan akurat. Menariknya, siswa-siswi yang sedang sakit pun dapat mengerjakan PTS di rumah.

“Penggunaan teknologi informasi saat ujian di SMP Dirghantara, ini macam penggunaan laptop di Nan Yang School Singapura. Dengan peralatan yang digunakan sehari-hari, membuat anak-anak kami tidak gaptek (gagap teknologi) sekolah di zaman now,” beber Aden lagi.

Handphone android, terangnyalagi, fungsinya sama dengan komputer. Mudah didapat dan praktis penggunaannya. Paling penting, saat peserta didik SMP Dirghantara diperbolehkan membawa dan menggunakan android di sekolah, membuat siswa-siswi senang dan gembira.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply