DCT Pileg, KPU Kab Tangerang Tetapkan 695 Caleg, 7 Bacaleg Gagal



Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M Ali Zainal Abidin, seusai rapat pleno DCT DPRD di Balaraja, Kamis (20/9/2018)

Rangkaian foto kegiatan

KAB TANGERANG | BantenLink — Sebanyak 695 Calon Legislatif (Caleg) dari 702 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Garuda Berkarya, PKS, Perindo PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat dan PBB, ditetapkan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang pada Rapat Pleno Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) untuk Pemilihan Umum Tahun 2019 di Waroeng Sunda, Balaraja, pada Kamis 20 Desember 2018.

Namun tercatat sebanyak 7 Bacaleg yang dicoret karena tidak melengkapi dokumen, tidak mengundurkan diri dari ASN dan pencalonan ganda dengan partai yang lain. Selain itu, terdapat 1 Bacaleg dari TNI, 1 sebagai Kades dan seorang ASN yang akhirnya berhasil lolos karena melengkapi dokumen pada H-1 atau 19 September kemarin.

Setelah terpilih, 695 Caleg jika ingin menggunakan medsos dalam sosialisasi, sesuai metode kampanye pada 22 September 2018 dapat diharuskan mendaftarkan ke KPU. Begitu juga untuk dana kampanye, dapat disampaikan pada 23 September 2018, termasuk biaya pemakaian alat peraga kampanye.

Kegiatan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan sambutan Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M Ali Zainal Abidin. Hadir dalam kesempatan itu anggota KPU, pimpinan dan anggota Bawaslu, Pimpinan Parpol, Sekretaris KPU Willy, Kasubag Teknis dan Humas KPU Didi Munadi dan staf KPU.

Disampaikannya dalam kesempatan itu, KPU Kabupaten Tangerang sudah melaksanakan semua tahapan, mulai proses pengajuan Bacaleg, verifikasi, perbaikan, penetapan daftar calon sementara (DCS), penerimaan pengaduan masyarakat dan hasil pengawasan Bawaslu.

“Saya harapkan yang masuk dalam DCT menjadi putra terbaik bangsa yang benar-benar memegang amanah rakyat, menjadi wakil rakyat yang mengaspirasikan suara rakyat,” ucap Ali Zainal Abidin.

Dijelaskannya, hari ini merupakan batas waktu menetapkan pencalonan, perbaikan, perbaikan, pengaduan dan bertanya pada Bawaslu, hingga hasil proses penetapan yang dibacakan satu persatu berdasarkan Dapil Tangerang I, II, III, IV, V dan VI.

Sementara, di Dapil IV ada Kades Sindang Asih bernama M Solihin dari PDIP yang juga sebagai ASN, tapi karena memiliki surat pemberhentian dari pejabat Bupati Tangerang Komaruddin akhirnya terpilih jadi Caleg.

Begitu juga Nawawi yang sebelumnya ASN masuk sebagai Caleg dari PKS, yang sudah mengundurkan diri dari BKD yang ditandatangani Banteng meski dalam proses pengunduran diri dari BKN Regional III Bandung.

Damyati yang sebelumnya anggota TNI berhasil masuk Caleg dari PBB setelah melengkapi segala persyaratan yang diharuskan KPU.

Menurut Ali Zainal Abidin, bagi ASN yang belum mendapat keputusan pemberhentian karena masih dalam proses. Untuk itu wajib menyampaikan surat pernyataan dilengkapi tanda tangan di atas meterai, sebagai bukti pengunduran diri.

“Belum siap dokumennya itu karena di luar kemampuannya,” tandas Ketua KPU Kabupaten Tangerang itu.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply