Hugo S Franata di Banten Ingin Jadi Corong Aspirasi Warga Daerahnya



Hugo S Franata

KAB TANGERANG | BantenLink — Hugo S Franata, merupakan sosok baru dalam kancah politik. Namun jangan salah, di bidang organisasi pria ini menjabat sejumlah tampuk pimpinan, diantaranya sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Kota Tangerang, Ketua organisasi advokat PERADI se-Tangerang Raya, dan sejak 2015 menjadi Ketua pengurus sayap bidang tani dan nelayan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dalam pelayanannya kepada masyarakat, kegiatan Hugo S Franata yang sedang menempuh pendidikan S-3 di Universitas Brawijaya tersebut sehari-harinya di kantor bantuan hukum di apartemen kawasan Istana Nelayan. Pria kelahiran Tangerang berdomisili di kecamatan Curug ini dikenal dekat dengan masyarakat, santer disebut sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) berpotensi, yang saat ini menunggu penguman daftar calon tetap (DCT) legislatif dirinya dalam. Naungan PDIP dengan nomor urut 9. Hugo S Franata sendiri berharap, jika mendapat kepercayaan pada jalur pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 bisa berbakti di daerahnya, agar nantinya bisa menjadi corong aspirasi masyarakat.

Kepada bantenlink.com, Sabtu
(1/9/2018), seusai pembentukan relawan yang dihadiri para tokoh dan masyarakat Curug di kediamannya, Hugo S Franata mengatakan, setelah pengumuman DCT pada tanggal 23 September 2018 ini, akan menyosialisikan dirinya sebagai Caleg di Dapil Banten 3 yang terdiri dari 13 kecamatan, yakni Balaraja, Jayanti, Solear, Tigaraksa, Jambe, Cisoka, Curug, Cikupa, Panongan, Legok, Pagedangan Cisauk dan Kelapadua.

“Langkah-langkah yang saya lakukan setelah 23 September mendatang, ingin meenyampaikan kepada masyarakat mengabdi dan bisa menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Hugo S Franata menambahkan, untuk perolehan suara nantinya dirinya membidik semua kalangan pemilih termasuk pemilih pemula milenial. “Untuk marketing politik, saya gandeng konsultan dan periset politik, Dasep Sediana, dan membentuk relawan untuk bergerak secara metodologis di lapangan, ” katanya.

Dengan Dasar Database dan Program

Dasep Sediana

Menanggapi Hugo S Franata, Dasep Sediana mengatakan dia akan mengerahkan tim berdasarkan pemetaan kultur dan teritotial dalam menyampaikan sosok caleg yang diusungnya, karena meyakini
pemilihan pileg berkualitas diperlukan caleg yang profesional yang bisa mendidik masyarakat sehingga tak menebar amplop (money politik) di hari H.

Dasep Sediana yang merupalan doktor lulusan Unpad ini, secepatnya akan memberi pelatihan relawan agar berkinerja terukur, dengan didasaru database Pileg 2014 yang lalu dan program PDIP yang terstruktur, seperti kemana dan segmennya apa saja, dengan roadmap dibarengi kemampuan evaluasi dan bisa memprediksi suara di setiap simpul teritorial. Yang paling utama, ungkapnya, untuk menyampaikan prolog keunggulan, merakyat dan cerdasnya Hugo S Franata dengan tanpa melakukan black campaign, karena akan sangat merugikan kalau dilakukan.

“Kecamatan Curug kita jadikan basis pak Hugo S Franata, dengan 12 wilayah lainnya untuk konsep pemenangan yang menyesuaikan dengan teritorial dan kultur yang berbeda untuk mencapai segmen berbagai lapisan masyarakat. Prinsipnya, suara tukang becak dan tokoh masyarakat sama-sama satu suara, tapi kita bangun networking hingga ke TPS sehingga terealisasi prediksi mendapatkan 20 -25 ribu perolehan suara,” papar Dasep Sediana yang dosen berbagai perguruan tinggi ini.

EDY TANJUNG

Edy Tanjung

Author: 

Leave a Reply